AMBON,MRNews.com,- Ekonomi Maluku triwulam II-2019 dibanding triwulan II-2018 (y-on-y) tumbuh 6,09 persen. Pertumbuhan didukung oleh hampir semua lapangan usaha kecuali pertambangan dan penggalian yang mengalami kontraksi sebesar 3,98 persen. Pertumbuhan tertinggi dicapai atau dipicu oleh kategori konstruksi sebesar 8,96 persen, diikuti oleh lapangan usaha penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 7,98 persen dan perdagangan besar-eceran, reparasi mobil dan sepeda motor 7,91 persen.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku, Dumanggar Hutahuruk mengatakan, struktur PDRB Provinsi Maluku menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku pada triwulan II-2019 tidak menunjukkan perubahan yang berarti. Lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan; lapangan usaha administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib; dan lapangan usaha perdagangan besar-eceran dan reparasi mobil-sepeda motor masih mendominasi PDRB provinsi Maluku di triwulan II-2019.
“Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Maluku triwulan II-2019 (y-on-y), lapangan usaha administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 1,58 persen; diikuti lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 1,40 persen; dan lapangan usaha perdagangan sebesar 1,17 persen,” ujar Hutahuruk dalam keterangan persnya di kantor BPS Maluku, Negeri Passo, Senin (5/8/19).
Dikatakan, dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi triwulam II-2019 terhadap triwulan II-2018 (y-on-y) terjadi pada sebagian besar komponen pengeluaran. Pertumbuham tertinggi dicapai oleh komponen pengeluaran konsumsi LNPRT sebesar 11,65 persen; diikuti komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 7,04 persen dan komponen pembentukan modal tetap bruto sebesar 4,79 persen.
Struktur PDRB Maluku menurut pengeluaran atas dasar harga berlaku triwulan II-2019 tidak menunjukkan perubahan yang berarti. Aktivitas permintaan akhir masih didominasi oleh pengeluaran konsumsi rumah tangga yang mencakup lebih dari separuh PDRB Maluku.
“Komponen lainnya yang memberikan peran besar terhadap PDRB secara berturut-turut adalah pengeluaran konsumsi pemerintah, pembentukan modal tetap bruto (PMTB), ekspor luar negeri dan impor luar negeri. Sedangkan peranan komponen pengeluaran LNPRT dan perubahan inventori relatif kecil,” demikian Hutahuruk. (MR-02)









Comment