AMBON,MRNews.com,- Komandan Kodim (Dandim) 1504/Ambon Kolonel Inf Zamril Piliang memimpin apel kehormatan dan renungan suci memperingati 205 tahun perjuangan Kapitan Pattimura Thomas Matulessy di Pattimura Park-Ambon, Minggu (15/5).
Sedangkan Pj Kabag Tata Pemerintahan Pemkot Ambon Alfian Lewenussa selaku komandan upacara.
Peringatan 205 Tahun Perjuangan Pattimura kali ini mengusung tema “Pattimura Muda Kreatif, Inspiratif dan Inovatif untuk Maluku Maju”.
Apel kehormatan dan renungan suci ini diikuti pimpinan OPD dan ASN Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, aparat TNI/Polri, anggota Pramuka Kwartir Kota Ambon.
Upulatu Kota Ambon (Walikota) dan Wakil Upulatu (Wakil Walikota) yang biasanya jadi inspektur upacara serta Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon absen di momen tersebut.
Bagi Dandim 1504/Ambon, Kapitan Pattimura Thomas Matulessy boleh mati. Tapi Pattimura-Pattimura muda Kota Ambon dan Maluku harus bangkit dan terus ada untuk meneruskan perjuangannya; rela berkorban, cinta tanah air dan miliki jiwa patriotisme.

“Katong samua harus bekerjasama untuk membangun negeri Maluku. Kalau hanya satu atau dua orang saja, maka tidak ada rasa cinta dan balas jasanya terhadap perjuangan Kapitan Pattimura,” tandasnya.
Sementara, Sekkot Ambon Agus Ririmasse tegaskan, Pattimura muda saat ini harus tahu bahwa Kapitan Thomas Matulessy dan orang tatua “dolo-dolo” telah berjuang untuk menjadikan Ambon, Maluku negeri yang mandiri, bebas, berkreativitas serta berdiri diatas kaki sendiri.
“Maka sekarang katong punya kewajiban untuk meneruskan perjuangannya dengan belajar giat, tekun bekerja, disiplin dan menjadi Pattimura muda yang kreatif, inspiratif dan inovatif. Tanpa itu, Ambon dan Maluku tidak akan maju,” ingatnya saat dihubungi via seluler, Minggu.
Bagi Nathaniel Samar, siswa kelas VII SMPN 6 Ambon, anak-anak Maluku sebagai Pattimura muda bisa mewujudkan Ambon dan Maluku lebih baik, maju dan berkembang sebagaimana yang jadi nilai dan semangat perjuangan Kapitan Pattimura 205 tahun lalu.
“Dengan belajar, memiliki tekad kuat, kerja keras dan kreatif-inovatif. Dengan begitu kita bisa membangun Ambon dan Maluku setara dengan daerah lain, berdiri diatas kaki sendiri dan membanggakan Ambon, Maluku ke kancah nasional hingga internasional,” pungkasnya. (MR-02)










Comment