AMBON,MRNews.com,- Untuk mempererat hubungan kekerabatan dan kerjasama khususnya dengan Maluku, Konsulat Jenderal (Konjen) Australia, Ms Bronwyn Robbins, menemui Kapolda Maluku Irjen Polisi Lotharia Latif, Jumat (18/3/2022).
Pertemuan dengan Konjen Australia ini juga diikuti Karo Ops, Direktur Intelkam, dan Direktur Reskrimsus Polda Maluku di ruang kerja Kapolda.
Bronwyn mengaku, pihaknya kerap mendatangi provinsi Maluku. Namun hari ini adalah yang pertama kali secara resmi.
“Konsulat Jenderal Australia memiliki tugas untuk berkonsultasi dengan Indonesia Bagian Timur,” sebutnya.
Tujuan kehadiran saat ini, lanjutnya dalam rangka mempererat hubungan kerja sama Negara Australia dengan Indonesia Bagian Timur, khususnya di Maluku dalam bidang pendidikan, ekonomi, pariwisata yang berkelanjutan, masyarakat dan hubungan kepolisian (International Police).
“Hubungan kepolisian antara Australia dan Indonesia sangat penting. Kami bertanggung jawab dalam berkonsultasi untuk menangani permasalahan warga negara Australia yang berada di Indonesia,” sebutnya.
Olehnya itu, Bronwyn meminta dukungan kerjasama dari Polda Maluku dalam melaksanakan tugas-tugas Konsulat di Indonesia Bagian Timur.
“Sangat baik tindakan Provinsi Maluku dalam penanganan Covid-19 varian delta dan varian omicron,” tambah Bronwyn.
Sementara itu, Kapolda berterima kasih dan apresiasi atas kunjungan Konjen Australia dan staf ke Polda Maluku.
“Kami sangat senang setelah menerima surat dari Konjen Australia yang ingin mengetahui lebih dalam lagi tentang Maluku,” ucap Lotaria.
Pertemuan ini akuinya, sangatlah penting. Sebab banyak sekali kerjasama yang telah dilakukan antara Australia dan Indonesia. Kedua negara itu pun memiliki kesamaan dan kekhasan. Maluku punya banyak suku adat dan kelompok masyarakat, juga di Australia.
Meski begitu, mantan Kapolda Nusa Tenggara Timur ini katakan, Maluku memiliki keterbatasan dalam menjangkau daerah-daerah. Sebab, tidak semua kabupaten memiliki bandara dan hanya memiliki pelabuhan dengan menghadapi cuaca yang ekstrim.
“Akan tetapi saat ini, kami terus meningkatkan kesadaran hukum bagi masyarakat dalam menyelesaikan masalah tanpa kekerasan, walau punya banyak keterbatasan,” jelasnya.
Di sisi lain, Kapolda mengaku pencapaian vaksinasi di Maluku saat ini telah mencapai target 70 persen, meski memiliki kendala geografis yang sulit untuk dijangkau.
“Peran Polri dalam penanganan covid-19 yaitu melaksanakan himbauan kepada masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi dan melaksanakan vaksinasi setiap hari,” pungkas Jenderal Bintang Dua itu. (MR-02)







Comment