by

Pendidikan Politik Golkar Malteng & SBT Hadapi Pemilu 2019

-Politik-1,795 views

AMBON,MRNews.com,– Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar bekerjasama dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) menggelar pendidikan politik bagi pemilih dalam menghadapi dan mensukseskan Pemiliham Umum (Pemilu) 2019 yang berlangsung beberapa waktu lalu di Hotel Lulu, Kota Masohi. Tak hanya Malteng, DPD Golkar Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) pun melakukan hal serupa guna meningkatkan partisipasi politik, literasi demokrasi dan membangkitkan voluntarisme politik sebagaimana tema pendidikan politik itu.

Pendidikan politik yang diikuti ratusan peserta itu dihadiri Ketua DPD Golkar Malteng Rudolf Lailossa dan Sekretaris DPD Golkar Hasan Alkatiri yang juga sebagai narasumber serta Ketua Bappilu. Sementara narasumber eksternal dari koordinator divisi hukum KPU Malteng Abdul Samad Ningkeula. Sedangkan di SBT, dihadiri Ketua Harian DPD Golkar SBT, Agil Rumakat, Sekretaris DPD Golkar Syaifudin Nurlette, Ketua Bappilu Ferchad Bachmid, ratusan simpatisan dan fungsionaris Golkar SBT. Narasumber selain Rumakat, juga Komisioner KPU SBT Kisman Kelian dan Ketua Bawaslu SBT Rosna Sehwaky.

Lewat sambungan telepon via WhatsApp, Kamis (3/1/19), Ketua DPD Golkar Malteng Rudolf Lailossa mengatakan, kehendak berpolitik atau volutarisme politik merupakan jalan Partai Golkar untuk menciptakan kesejahteraan dan keadilan sosial. Maka berkaca pada hasil Pemilu 2014, Partai Golkar di Malteng sebagai pemenang kedua. Sehingga usaha untuk menciptakan janji-janji politik belum semua tercapai dan hal itu harus terwujud pada 2019 dengan target Golkar harus menjadi pemenang pertama.

“2019 Partai Golkar harus jadi pemenang yang pertama. Karena disitu ada nilai-nilai harus kita lakukan disitu. Ada konsekuensi yang harus diwujudkan. Kalau 2019 kita jadi pemenang kita bisa bikin lebih. Kita punya semangat yang sama untuk membangun Maluku tengah. Voluntarisme ini sebuah bahan kehendak, kita punya cita-cita untuk mau berbuat baik,” tandas Wakil Ketua DPRD Malteng itu.

Sementara Divisi Hukum KPU Malteng Abdul Samad Ningkeula mengaku, selama tahapan Pemilu 2019 yang dilakukan KPU Malteng, masih banyak masyarakat yang apatis dan tidak ambil pusing. Salah satunya terkait dengan memastikan nama ada dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) sampai pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) hasil perbaikan. “Biasanya masyarakat apatis dengan apa yang dilakukan KPU. Kita berporses kurang lebih 10 bulan untuk memastikan DPT. Yang kami serap warga pemilih apatis. Saat memajang DPS masyarakat tidak datang memastikan nama. Nanti sampai pada pemilihan pasti ngamuk,” ungkapnya.

Olehnya itu, dihadapan peserta yang mengikuti pendidikan politik, Ningkeula berharap dimasa-masa mendekati pencoblosan masyarakat harus proaktif dan membantu KPU untuk mensukseskan Pemilu 2019 di Malteng. “Terdapat 319.000 DPT. Kami harap diatas 80 persen partisipasi pemilih pada hari pemilihan bulan April 2019 mendatang,” harapnya.

Terpisah, Ketua Harian DPD Golkar SBT Agil Rumakat menyatakan, kehendak volutarisme politik sebagai jalan partai Golkar untuk menciptakan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi masyarakat dan memberikan pemahaman politik bagi kader partai demi terwujudnya Pemilu damai tahun 2019. Karenanya pendidikan politik ini untuk mengingatkan warga, terutama kader-kader dengan kewajibannya sebagai warga negara, serta pencerdasan orang karena tahun ini dan tahun depan akan mengikuti even-even penting.

“Partai Golkar SBT memiliki semangat untuk membangun SBT. Golkar selalu hadir dengan perubahan dan selalu memberikan motivasi bagi masyarakat dan terus mempertahankan suara Golkar sebagai suara rakyat serta memberikan pemahaman dan pendidikan politik kadernya. 2019 Golkar harus jadi pemenang pertama. Karena disitu ada nilai-nilai harus kita lakukan. Kalau jadi pemenang, kita bisa berikan lebih baik lagi. Untuk itu, saya himbau kader untuk jalani pesta demokrasi ini dengan damai dan aman,” tandas Rumakat via WhatsApp.

Sementara Ketua Bawaslu SBT Rosna Sehwaky, mengapresiasi Partai Golkar atas kegiatan yang digelar. “Saya apresiasi Partai Golkar yang sudah menggelar kegiatan ini. Ini merupakan kegiatan kedua yang dilaksanakan oleh Golkar dan selalu mengundang kami dari Bawaslu guna memberikan materi untuk suksesnya Pemilu 2019,” kata Sehwaky. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed