AMBON,MRNews.com,- Pendeta Gilbert Lumoindong, dalam khotbah Natalnya menekankan tiga (3) hal kepada aparatur sipil negara (ASN) kota Ambon yang hadir memadati tempat ibadah yaitu Damai, Mujizat dan Hikmat. Hal itu disampaikannya saat ibadah natal pemerintah kota (Pemkot) Ambon di Gedung Sporthall, Karang Panjang, Selasa (18/12/18).
Tiga hal tersebut disebutnya sejalan dengan pembacaan alkitab Lukas 2:1-7 dan tema Natal tahun 2018 “Berikan Tempat Bagi Yesus Dalam Rumahmu”, bahwa beragama membuat kita sering fanatik. Padahal beragama dan berTuhan itu untuk mencari kedamaian. “Saya tidak mau tahu apa agamamu, sukumu yang intinya sudah memiliki istri dan anak, tidak boleh lagi memiliki istri lain/selingkuh. Karena orang seperti itulah yang disebut beragama tapi tidak berTuhan. Orang yang beragama tapi tidak berTuhan saya bilang mereka liar,” ucapnya.
Semua orang ASN Pemkot sebut Gilbert,
pasti punya masalah dalam hidup, apalagi orang yang belum bekerja, terus bergumul dan berusaha. Tetapi ketika semuanya membuka hati buat Tuhan pasti mujizat masih ada. “Kita mendapat damai, mujizat dan hikmat ketika kita buka diri buat Tuhan,” jelasnya.
Dia pun mengakui, yang buat rusak bangsa ini adalah orang pintar yang tidak takut Tuhan dan tidak berhikmat. Padahal, hikmat mengajarkan, menuntun semua orang pada kebenaran dan untuk menyadari bahwa di setiap masalah ada pelajaran serta hikmat pula mengajarkan tentang kasih.
“Hikmat ada bagi hidup kita ketika kita mengijinkan Tuhan hadir. Banyak orang stres karena tidak punya hikmat. Sebaliknya orang berhikmat mengandalkan Tuhan. Orang-orang hebat adalah orang yang memiliki damai, mengharapkan mujizat dan mempunyai hikmat. Benci, dendam, emosi, putus asa dan menyerah adalah tindakan merugikan kita. Karena Natal mengajarkan kita tentang damai, mujizat dan hikmat,” bebernya.
Sementara Walikota Ambon, Richard Louhenapessy dalam prakatanya mengaku,
perayaan Natal setiap kali adalah ungkapan syukur kepada Tuhan, karena Pemkot melayani warganya di kota ini bukan saja Natal tetapi seluruh perayaan keagamaan,
untuk mempersiapkan diri dalam suasana kekeluargaan. “Tadi kominfo menampailkan begitu banyak award dari pemerintah pusat. Mari kita terus kerja dan kerja. Tahun ini menjadi sukacita besar maka jadilah besar.
Pimpinan Ambon terus bekerja. Upah semua ini adalah bonus dari pelayanan kita, maka mari kita terus bekerja. Kepada seluruh Forkopimda untuk terus bekerja sama,” harap Louhenapessy.
Dalam ibadah perayaan Natal tersebut, beberapa artis ternama Indonesia turut mengisi pujian yaitu Harvey Malaiholo dan Nania Idol serta juara paduan suara internasional tahun 2018 di Barcelona, Hotumese Choir. Ibadah Natal diakhiri dengan pemberian bingkisan Natal secara simbolis kepada masyarakat kota Ambon oleh Walikota dan ibu, Wakil Walikota dan ibu, Sekkot serta Forkopimda kota Ambon. (MR-02)











Comment