AMBON,MRNews.com,- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ambon merilis data penderita penyakit Kusta yang sementara dalam perawatan di Ibukota Provinsi Maluku itu, tercatat sebanyak 95 orang.
Untuk diketahui, Kusta alias lepra atau penyakit Morbus Hansen adalah infeksi menular kronis yang menyerang sistem saraf, kulit, selaput lendir hidung, dan mata.
“Penderita penyakit kusta untuk tahun 2021 di Ambon sebanyak 80 orang, angka itu menurun 78 orang di tahun 2022. Sementara untuk yang masih dalam perawatan hingga 2023 ini totalnya 95 pasien,” kata Kepala Dinkes Ambon, Wendy Pelupessy di Ambon, Senin (30/1).
Menurut Wendy, Pemerintah kota (Pemkot) Ambon melalui Dinas Kesehatan, terus berupaya menurunkan prevalensi penyakit kusta, untuk mengeliminasi penyakit kusta di tahun 2023.
Untuk mencapai hal itu Dinkes terus melakukan kegiatan sosialisasi untuk meningkatkan kepedulian masyarakat mencegah penyakit tersebut.
“Target Pemkot tahun 2023 yakni eliminasi penyakit kusta secara menyeluruh di kota ini sesuai target Kementerian Kesehatan (Kemenkes),” jelasnya.
Untuk mencapai target dimaksud, nantinya pada Maret mendatang Dinakes Ambon melibatkan tim kesehatan khusus dari Jakarta memberikan sosialisasi kepada masyarakat.
Dikatakan, warga perlu diberi pencerahan karena penderita kusta sering mendapatkan stikma buruk di lingkungan masyarakat tempat tinggal mereka.
“Upaya sosialisasi untuk menghilangkan stigmatisasi, agar lebih cepat mendeteksi dini pasien kusta agar tidak cacat”kata Wendy.
Eliminasi kusta ditetapkan dengan angka prevalensi kurang dari 1 per 10.000 penduduk, sesuai dengan peta jalan program pengendaliannya. “Olehnya itu sosialisasi perlu dilakukan,”ujarnya.
Mengingat dampak yang ditimbulkan penyakit kusta dan frambusia, sangat luas dan sering bermanifestasi pada jaringan kulit, dan jika hal itu tidak segera ditangani secara cepat dan tepat dapat menimbulkan kecacatan. (MR-02)










Comment