AMBON,MRNews.Id.- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bersinergi dengan Telkomsel menggelar roadshow sosialisasi program CSR (Corporate Social Responsibility) “Terpujilah Guru” dengan tema “Wujudkan Masa Depan Gemilang”.
Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan transformasi digital para tenaga pendidik ini dilaksanakan di Teluk Ambon Resto, Rabu (10/6).
Dalam sambutannya, Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada pihak Telkomsel atas dipilihnya Kota Ambon sebagai salah satu lokasi pelaksanaan program strategis ini.
Menurutnya, kesempatan ini sangat berharga bagi para guru di Kota Ambon dan sekitarnya untuk meningkatkan kapasitas diri.
“Saya rasa bonusnya adalah perjalanan wisata religi, tapi yang terpenting adalah tujuan dari kegiatan ini yaitu bagaimana meningkatkan kapasitas dan kualitas para guru,” ujar Bodewin.
Bodewin menekankan bahwa pendidikan merupakan faktor utama dalam memajukan bangsa dan investasi masa depan, sebagaimana yang sering digaungkan oleh para pakar termasuk Bung Hatta. Untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas, selain sarana prasarana dan kurikulum yang tepat, faktor kualitas guru dan tenaga kependidikan memegang peran sentral.
“Gurunya hebat, gurunya mampu, gurunya berkualitas dan berkompeten, kita bisa menjamin anak didiknya juga memiliki kompetensi. Tapi sebaliknya, jika gurunya tidak memiliki kualitas yang baik, bisa juga dipastikan anak didiknya akan memiliki kualitas yang biasa-biasa saja,” tegasnya.
Ia juga menyoroti tantangan perkembangan teknologi informasi saat ini, termasuk kehadiran Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. Di satu sisi teknologi mempermudah banyak hal, namun di sisi lain ada dampak negatif yang dapat menggerus nilai-nilai karakter anak jika tidak dibatasi. Oleh karena itu, guru harus melek teknologi (IT) agar dapat membimbing siswa beradaptasi tanpa kehilangan identitas budaya.
“Kalau tidak mengerti, dia akan memberikan dampak yang kurang baik terhadap upaya kita memajukan pendidikan ini. Di tengah tantangan hari ini, kita butuh kolaborasi, kerja bersama antar semua pihak. Telkomsel mengambil peran itu lewat tanggung jawab sosialnya,” tambah Bodewin.
Sementara itu, Vice President Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, mengungkapkan bahwa di era transformasi teknologi yang bergerak cepat, Telkomsel percaya konektivitas bukan sekadar membangun menara jaringan atau menyediakan kuota internet, melainkan tentang membuka peluang dan mendampingi masyarakat untuk maju bersama.
Telkomsel memiliki berbagai program CSR berbasis pilar pemberdayaan, seperti InternetBAIK untuk siswa SMA, IndonesiaNEXT untuk mahasiswa, NextDev untuk startup tech, dan Digital Creative Entrepreneurs (DCE) untuk UKM. Namun hari ini, fokus terbesar diarahkan pada pilar yang paling krusial, yaitu tenaga pendidik melalui program “Terpujilah Guru”.
“Dari 10 kota roadshow, Ambon menjadi satu-satunya kota di Indonesia Timur yang terpilih menjadi lokasi pelaksanaan program ‘Terpujilah Guru’. Ini merupakan bagian dari program ‘Telkomsel PAR AMBON’ (Telkomsel untuk Ambon) yang menunjukkan komitmen nyata kami dalam menghadirkan inisiatif berdampak dan inklusif hingga ke wilayah Indonesia Timur,” jelas Abdullah Fahmi.
Fahmi memaparkan ada enam manfaat (benefit) utama yang dirancang bagi para guru peserta program ini yaitu, Peningkatan Skill, Portofolio Digital,Jejaring Profesional, Dana Pembinaan, Tools Premium dan Perjalanan Ibadah.
“Selamat mengikuti pelatihan, mari katong melayani sepenuh hati, mendidik dengan empati, dan bersama-sama bergerak untuk esok yang lebih cerah,” pungkas Fahmi menutup sambutannya.(**)











Comment