by

Pemkot Ajak GAMKI Bantu Selesaikan Masalah di Kota Lewat Program Strategis

AMBON,MRNews.com,- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mengajak pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kota Ambon agar bantu menyelesaikan beragam masalah di Kota ini lewat perumusan program kerja yang strategis.

Penjabat Walikota Ambon Bodewin Wattimena menyebut, Pemkot tidak bisa bekerja sendiri dalam menyelesaikan kompleksitas masalah di kota ini. Akan tetapi butuh dukungan, support dari seluruh elemen di kota ini, sesuai porsi kebijakan dan partisipasi masyarakat.

“Sebagai organisasi kepemudaan dan Kekristenan, GAMKI merupakan elemen penting yang potensial di kota ini untuk wujudkan tujuan itu,” tandas Wattimena saat hadiri rapat kerja ke-IV DPC GAMKI Ambon di lantai II kantor Sinode GPM, Sabtu (25/2).

Beragam program dan kebijakan kata dia, telah digulirkan. Pemkot tentu responsif dan membuka ruang kritik, interupsi dari publik namun harus disertai pikiran solutif. GAMKI harus tampil dengan konsep yang baik, merumuskan langkah-langkah tepat untuk sinergi.

“Sebagai pemerintah, kami ada dan siap mendukung program kerja yang dirumuskan sesuai kebutuhan masyarakat, termasuk sinergi dengan Gereja. Sebab kekuatan GAMKI hingga ke kecamatan, tinggal dikolaborasi dengan karya nyata,” ingatnya.

Dirinya ingatkan, tahun 2024 mendatang adalah tahun politik, maka Pemkot harus memastikan semua masyarakat kota dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik. Karena itu sosialisasi lewat beragam cara masif dilakukan. Selain mendukung KPU dan Bawaslu dari aspek anggaran.

“Yang terpenting adalah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Kita berupaya agar kota ini tidak tergilas resesi ekonomi lewat mendorong potensi pangan lokal dan pemberdayaan UMKM,” harap Wattimena.

Sementara itu, Sekretaris DPD GAMKI Maluku Michael Siahaya saat membuka Rakercab meminta, masalah di Gereja, masyarakat dan daerah harus jadi gumulan bersama GAMKI secara bertanggungjawab. Termasuk relasi oikumene menjadi penting dalam orientasi program kedepan.

“Lahirkan program yang sederhana namun terfokus guna memperkuat aksentuasi internal organisasi dan melihat kebutuhan eksternal termasuk sinergi dengan program pemerintah. Agar Gereja, masyarakat dan daerah bisa rasakan kehadiran GAMKI. DPD memberi support. Tingkatkan koordinasi, konsolidasi dan kolaborasi,” pesannya.

Adapun Ketua DPC GAMKI Kota Ambon, Mayos Picanussa menekankan, Rakercab ini momen strategis dalam merumuskan program kerja dan anggaran. Termasuk melahirkan rekomendasi yang penting bagi kepentingan organisasi, Gereja dan masyarakat, salah satunya gelaran Kongres XII GAMKI di Kota Ambon, Maret nanti.

“Dalam implementasinya, kerjasama dan sinergi dengan Gereja dan Pemerintah Kota adalah wajib. Karena selain OKP, tapi GAMKI adalah organisasi berasaskan Kekristenan, berhimpun sumberdaya pemuda/i potensial Gereja yang siap pakai,” terang Picanussa.

Diketahui, Raker ke-IV yang diawali kebaktian dengan pelayan firman Pendeta Benli Pattihawean itu, tuntas dalam waktu tiga jam dengan melahirkan 15 program, 27 kegiatan dan 3 rekomendasi. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed