AMBON,MRNews.com,- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bakal memberikan santunan kepada warga asal Kota Ambon yang menjadi korban meninggal akibat gempa bumi dan tsunami yang menerjang Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), Jumat (28/9/18). Hal tersebut diungkap Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Ambon, Joy Adriansz kepada wartawan di ruang media center Pemkot Ambon, Senin (1/10/18).
“Pemkot Ambon turut berbelasungkawa atas meninggalnya warga asal Ambon saat gempa dan tsunami di Palu dan Donggala. Karenanya, Pemkot akan memberi santunan kematian kepada keluarga korban sejumlah Rp 2 juta per orang,” jelasnya.
Adapun warga asal Ambon, kata Adriansz merupakan satu keluarga. Namun, sang istri Patricia Prisilia Tuhumury/Kailola yang merupakan karyawan pada PT H.M Sampoerna, TBK Kota Palu, kabarnya belum ditemukan dan masih dicari oleh tim gabungan evakuasi korban hingga saat ini. Sedangkan suaminya, Grito Kailola dan anaknya, Grasi Kailola telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Pemkot tambah Adriansz berharap dan berdoa, Patrisia dapat segera ditemukan dalam keadaan apapun, sehingga ketiganya bisa dibawa pulang segera ke Ambon. Adapun, pihaknya terus berkoordinasi dengan PT H.M Sampoerna dan keluarga, dan PT H.M Sampoerna telah bersedia memfasilitasi pemulangan para korban dari Palu hingga tiba di Ambon dan ke rumah duka.
“Kita sudah berkoordinasi dengan keluarga dan PT H.M Sampoerna dan mereka akan fasilitasi pemulangan korban. Pemkot juga selain beri santunan, tetapi akan fasilitasi apa yang dibutuhkan dalam proses pemakaman para korban. Kita harapkan keluarga yang ditinggalkan tetap tabah dan selalu diberi kekuaran iman dari Tuhan. Dalam keyakinan, Tuhan pasti tidak akan memberi cobaan kepada umatNya, melebihi kekuatan umatNya,” tutupnya. (MR-02)








Comment