by

Pemilu di Maluku Aman, Dewan Pers Apresiasi Media

-Maluku-1,306 views

AMBON,MRNews.com,- Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden-Wakil Presiden Indonesia dan Legislatif tahun 2019 telah usai, dimana prosesnya sedari awal hingga pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan tindaklanjuti keputusan KPU RI beberapa hari lalu yang menetapkan Joko Widodo-Maruf Amin sebagai Presiden-Wapres Indonesia terpilih berjalan aman, lancar dan damai termasuk di Provinsi Maluku. Kini hanya menyisahkan gugatan untuk pemilihan legislatif (Pileg) yang akan mulai disidangkan oleh MK pekan depan.

Peran media yang besar sebagai salah satu pilar demokrasi dalam mengawal Pemilu yang aman, damai dan lancar, melalui pemberitaan dan pencerdasan informasi ke publik pun tidak dapat dinafikkan, apalagi di Maluku sebagai salah satu daerah yang dikategorikan rawan konflik Pemilu oleh badan pengawas Pemilu (Bawaslu) RI. Dewan Pers sebagai lembaga independen yang berfungsi mengembangkan dan melindungi kehidupan pers di Indonesia lantas mengapresiasi media di Maluku karena dapat mengawal jalannya Pemilu secara baik dan aman dari konflik.

“Kami sampaikan terima kasih, selalu ingatkan teman-teman media, kondisi yang sudah kondusif ini terus kita jaga, terus mengedukasi, meliterasi dalam penyampaian informasi kepada masyarakat. Bahwa media punya tanggungjawab disitu. Lupakan pasca Pemilu dan putusan MK, kembali ke kondisi normal. Legislatif dan Pilpres sudah, maka apapun ceritanya kita hormati. Apresiasi pada teman-teman di Maluku yang belajar dari pengalaman masa lalu dan hingga kini mampu menjaga kondusifitas serta mengawal demokrasi di Indonesia,” tandas Anggota Komisi Hukum Dewan Pers, M. Agung Darmajaya kepada wartawan usai sosialisasi peliputan pasca Pemilu 2019 di Swissbell-hotel Ambon, Kamis (4/7/19).

Sekali lagi dikatakan Agung, media punya peran sangat penting dimana kemudian mungkin kedepan lebih juga mengkritisi pasca selesai kontestasi politik dan penetapan KPU, bagaimana kebijakannya nanti untuk pemerintah RI dibawah kepemimpinan Jokowi-Maruf Amin atau juga legislatif yang terpilih, bahkan sama halnya dengan pemerintahan-legislatif di daerah.

“Saya rasa itu lebih sangat potensial daripada kita membahas sesuatu yang sudah final. Saya kira itu yang kita harapkan. Sekali lagi saya mengapresiasi teman-teman media di Maluku ini luar biasa,” tegasnya.

Artinya memang tambah dia, dari awal fungsinya media salah satunya adalah sebagai kontrol kebijakan pemerintah dan legislatif, tentu demi kepentingan publik dengan terlibat mengingatkan lewat cara atau potret tiap media.

“Jadi apapun, kita tetap mengkritisi kebijakan apa yang sudah ada. Sekali lagi yang sudah baik, mari kita lanjutkan lebih baik. Yang barangkali belum baik, media punya peran juga untuk bisa terlibat mengingatkan dengan potretnya media, angle media. Sehingga kredibilitasnya bisa dipahami, bisa dimengerti masyarakat,” kunci Agung. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed