by

Pemilih Rasional & Treatment Masif Penentu Kemenangan Pilgub

-Maluku-1,289 views

AMBON,MRNews.com,- Direktur Paramater Konsultindo wilayah Maluku, Edison Lapalelo menilai, pemilih rasional sangat menentukan kemenangan dalam Pilkada Maluku. Karena bisa berdampak lurus pada pemilih lainnya, merujuk faktor celebrity endorse (pengaruh seseorang). Selain itu, treatmen oleh tim pemenangan di sisa masa kampanye dan masa tenang harus dilakukan secara masif dan terukur.

“Siapa kandidat yang berhasil mengambil hati pemilih rasional, dia akan menang. Demikian pula jika treatmen dan konsolidasi masif serta terukur. Dengan waktu H-5, maka harus diefektifkan secara maksimal oleh seluruh tim di kabupaten/kota. Disitu poin updatenya. Survey kita independen, tidak terkait paslon manapun,” ujar Lapalelo saat presentase hasil survey Pilgub Maluku di Manise Hotel, Jumat (22/6/2018).

Lapalelo menjelaskan, dari survey yang dilakukan pihaknya pada 10-11 Juni 2018, dengan sampel responden 1200 mewakili 11 kabupaten/kota, tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of eror kurang lebih 2,90 persen, maka hasilnya secara elektoral pasangan nomor 1, SANTUN mendapat 29,91 persen, nomor 2 Baileo 30,09 persen dan paslon nomor 3 HEBAT 33,07 persen. Dengan undecided voters 6,93 persen.

Adapun aspek popularitas dan akseptabilitas diakuinya, SANTUN 65,32 persen dan 97,17 persen, HEBAT 97,14 persen-95,17 persen dan Baileo 90,11 persen-85,32 persen. Alasan masyarakat memilih Paslon sesuai segmentasi pemilih didominasi kesamaan suku-jazirah 30,5 persen, agama 25,7 persen, kesamaan profesi kerja 15,2 persen, kesamaan ideologi politik 14,1 persen dan kinerja-prestasi 3,6 persen.

“Dari persentase itu, 73,24 persen strong supporter SANTUN sangat yakin jagoannya menangi Pilgub Maluku, Baileo 72,25 persen, Hebat 79,36 persen. Strong supporter yang pilihannya tidak berubah di hari-H 75,26 persen SANTUN-berubah 14,24 persen, 74,22 persen Baileo-berubah 15,23 persen, 80,30 persen Hebat-berubah 9,16 persen, beber Lapalelo.

Dengan data diatas, tambah Lapalelo, ketiga paslon masih berpeluang menang di Pilgub Maluku, karena persentase yang tipis. Apalagi, undecided voters 6,93 persen atau belum menentukan pilihan masih bisa direbut ketiganya. Karenanya, tersisa H-5 maka pemetaan terhadap strategi kandidat dan tim mesti diaplikasikan secara baik sehingga dapat mengubah persepsi dan pilihan masyarakat.

“Jadi catatan akhir juga, 14,28 persen responden menilai politik uang di Pilkada dapat diterima. Namun tidak menjadi jaminan mereka memilih paslon yang memberi. Tidak semua yang diberi uang akan pilih paslon itu. 14,54 persen tidak terima, 71,18 persen tidak jawab,” tutup Ketua DPD Parkindo Maluku itu. (MR-05)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed