AMBON,MRNews.com,- Gubernur Maluku Murad Ismail kembali lakukan perombakan terhadap “kabinetnya” di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku. Sejumlah posisi pejabat pimpinan tinggi pratama eselon II bergeser.
Pelantikan yang dilakukan di lantai VII kantor Gubernur, Rabu (22/4) malam mengutamakan physical distance atau jarak fisik antisipasi Covid-19. Jarak antara pejabat satu dengan lainnya 1-2 meter, begitu pun jarak itu dengan Gubernur yang mengambil sumpah/janji.
Sayangnya, pemandangan tak biasa terjadi. Tatkala pelantikan tanpa dihadiri “pasangan” Gubernur yang tak lain adalah Wakil Gubernur Maluku Barnabas Orno. Tak diketahui pasti alasan ketidakhadiran orang nomor dua di Provinsi Maluku itu.
Total 19 pejabat yang diambil sumpah/janji secara langsung, sedangkan 1 orang yang adalah Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan bakal diambil sumpah/janji via video confrence. Kabarnya, yang bersangkutan merupakan pejabat dari pusat. 
Mereka yang dilantik sesuai Surat Keputusan (SK) Gubernur Nomor : 203 Tahun 2020 tanggal 22 April 2020 diantaranya Ismail Usemahu menjabat Assisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Maluku, Anton Lailossa jabat Kepala Bappeda, Djalaluddin Salampessy jabat Kepala Pendapatan Daerah. Baik Lailossa maupun Salampessy bertukar posisi.
Selanjutnya, Muhammad Marasabessy jabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Sandy Alexander Wattimena jabat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Abdul Haris jabat Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Denny Lilipory jabat Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Roy Syauta jabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
Kemudian, Umar Al Habsy jabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Halimah Soamolle jabat Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Selain itu Daniel Endey jabat Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Bodewin.M.Wattimena jabat Sekretaris DPRD Maluku, John Andre Adriaansz jabat Kasat Polisi Pamong Praja.
Lalu, Abdul Rahman Maruapey jabat Kepala Biro Umum, Meky Lohy jabat Kepala Biro Humas dan Protokol, Dominggus Nikodemus Kaya jabat Kepala Biro Pemerintahan, Abdul Haji Muhammad jabat Kepala Biro Kesejahteraan, Alwiyah Alaydrus jabat Kepala Biro Hukum dan HAM, Muhammad Sujatmo jabat Kepala Biro Administrasi dan Pengadaan Barang Jasa.
Kepada pejabat yang dilantik, Gubernur Murad Ismail minta bangun komunikasi, koordinasi dan kolaborasi secara efektif dengan semua unit kerja dan pemangku kepentingan baik dalam penanganan pandemi Covid-19 maupun pelaksanaan tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik lainnya.
Terkait ketidakhadiran Wagub, Sekda Maluku Kasrul Selang yang dikonfirmasi enggan merespons. Bahkan saat ditanya apakah pengisian jabatan 19 pejabat yang baru dilantik ini turut melibatkan orang nomor dua itu atau tidak dalam pembahasan hingga penetapannya, Kasrul pun tak menjawab dan memilih menghindar. (MR-02)











Comment