AMBON,MRNews.com.- Pekan Ekonomi Syariah (PES) resmi digelar oleh Bank indonesia Perwakilan Maluku. yang digelar Aula Bank Indonesia Maluku. (25/05)
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Bambang Pramasudi menyatakan, Pekan Ekonomi Syariah (PES) bukanlah suatu hal ekklusif yang hanya ditentukan oleh umat islam. namun merupakan konsep yang secara aktif melibatkan seluruh komponen masyaramat dalam pergerakan global perekonomian. nilai – nilai ekonomi syariah menjunjung tinggi keadilan, kamaslahatan dan keseimbangan dalam pengelolaan Sumber Daya.
“Hal ini diturunkan dalam prinsip syariah antara lain, untuk mencegah penumpukan harta, dengan mendorongnya mengalir dalam aktifitas perekonomian, mengoptimalkan usaha dengan berbagai hasil dan resiko, mendukung transaksi keuangan yang berdasarkan transaksi sektorali, dan mendorong partisipasi sosial untuk kepentingan publik serta menjunjung transaksi muamalah yang adil dan transparan.
Pramasudi menjelaskan, sistem ekonomi dan perbankan syariah memiliki perangkat yang berpotensi besar untuk nengatasi berbagai permasalahan kesenjangan distribusi pendapatan, sektor keuangan sosial dan syariah atau dana sosial keagamaan berupa Ziswaf,yang bila dioptimalkan dapat menjadi mesin penggerak baru bagi pembangunan bangsa, baik dalam skala regional maupun skala nasional.
“Ziswaf , jika dikelola dengan tepat akan dapat berperan aktif dalam mewujudkan distribusi kesempatan serta pemberdayaan masyarakat secara inklusif,” ucap Pramasudi.
Lebih Jauh dijelaskan, peran Ziswaf belum optimal akibat dari tingginya kesenjangan ekonomi antar lapisan masyarakat yang terlibat pada berbagai wilayah di Indonesia,termasuk di Maluku. (MR-06)









Comment