AMBON,MRNews.com,- PDI Perjuangan mewajibkan seluruh calon anggota legislatif (Caleg), pengurus baik DPD, DPC maupun PAC serta kader di kota Ambon khususnya untuk melakukan nonton bareng (Nobar) debat perdana calon Presiden-Wakil Presiden RI malam nanti. Hal itu menindaklanjuti instruksi ketua umum DPP PDI Perjuangan untuk mengutamakan sosialisasi pemilihan Presiden-Wakil Presiden.
“PDI Perjuangan sendiri dari instruksi DPP untuk kemudian utamakan sosialisasi Pilpres. Misalnya sebentar nanti itu ada debat perdana Pilpres, diwajibkan untuk semua Caleg, pengurus DPC, PAC melaksanakan nonton bareng debat calon Presiden-Wapres. Itu Wajib,” tegas Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Ambon, James Maatita kepada awak media di Balai Rakyat Belakang Soya, Kamis (17/1/2019).
Alasan mewajibkan seluruh caleg, pengurus dan kader partai untuk nonton debat perdana Pilpres kata Ketua DPRD Kota Ambon itu supaya semua punya pengetahuan, referensi yang sama tentang calon Presiden-Wapres baik 01 maupun 02, sehingga membantu dalam proses sosialisasi karena pasti banyak orang tidak nonton. “Semua punya pemahaman yang sama, melihat kemampuan calon kita, calon yang lain, kemudian melihat kekurangan, kelebihan masing-masing, kemudian menjadi bahan evaluasi dan lalu menjadi bahan sosialisasi,” tukas Maatita.
Pasalnya untuk Pilpres yang jelas sebut Maatita, semua caleg PDIP diwajibkan melakukan sosialisasi baru kemudian sosialisasi pencalonan dirinya. Jadi tidak boleh sosialisasi diri lebih gencar dari Pilpres, harus Pilpres gencar baru dirinya. Sementara soal target keseluruhan menang Pilpres tentu ada tim pemenangan yang memutuskan. Dimana tim belum ketemu membicarakan target-target itu tetapi penugasan sudah jelas, seluruh partai-partai pengusung dan pendukung punya tanggungjawab terlepas dari seluruh caleg-calegnya lakukan sosialisasi Pilpres.
“Kita punya cara masing-masing, misalnya PDIP. Ada punya grup WA dimana semua Caleg dalam proses, harus memposting dia punya kegiatan yang didalamnya juga harus ada sosialisasi Pilpres. Kalau misalnya ada Caleg yang ketahuan tidak sosialisasi Pilpres pasti ada sanksi lah. Akan diproses untuk diberikan sanksi. Tapi kalau tidak ketahuan, tidak punya bukti, siapa yang mau diproses. Karena target memenangkan Jokowi-Maruf di Ambon khususnya adalah sebanyak-banyaknya. Persentasenya belum tapi intinya sebanyaknya. Kalau bisa 80 persen, paling rendah 70 persen,” bebernya.
Sementara Wakil Ketua DPD Gerindra Maluku, Azis Tunny dalam komentar di facebook mengaku koalisi Relawan Prabowo-Sandi Provinsi Maluku rencana untuk melakukan Nobar debat perdana Pilpres di cafe Pelangi jam 21.00 WIT. Demikian pula Wakil Ketua DPD PDIP Maluku, Benhur Watubun yang menyatakan pihaknya akan lakukan Nobar di kantor DPD, Karang Panjang. (MR-02)











Comment