AMBON,MRNews.com, -Pattimura Park (Taman Pattimura) Kota Ambon menjadi saksi nan penting atas dilaunchingnya album TABEA 2018, yang berisi lagu-lagu dari anak muda Ambon tentang ekspresi budaya dan seni, potensi, persaudaraan dan harmonisasi sosial Kota Ambon.
Momentum Peluncuran Album TABEA 2018 itu pun sebagai perwujudan dan kesiapan Ambon sebagai kota musik dunia oleh UNESCO pada tahun 2018. Peluncuran oleh
Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dalam hal ini Walikota, Richard Louhenapessy ditandai dengan penyerahan secara simbolik kepada para pencipta lagu, Kamis (27/9/2018).
Sebelum melaunching, Walikota Ambon, Richard Louhenapessy mengatakan, album TABEA 2018 merupakan lanjutan dan perwujudan dari hasil lomba cipta lagu yang dilaksanakan tahun 2017 kemarin.
“Ini salah satu kegiatan yang dilaksanakan Pemkot dan Ambon Music Office (AMO) dan album ini dibuat tahun 2017 saat dilaksanakan lomba cipta lagu,” ujarnya.
Dengan 10 lagu yang terdapat album TABEA, Louhenapessy berharap masyarakat dapat diedukasi dan menguatkan rasa memiliki terhadap kota Ambon. “Lewat musik masyarakat diedukasi dan masyarakat juga lebih kuat rasa memilikinya terhadap kota ini,” tuturnya.
Selain itu, dirinya memberikan apresiasi kepada AMO karena ini merupakan salah satu perwujudan Ambon sebagai Kota Kreatif di bidang Musik.
“Saya berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada AMO untuk perwujudan Ambon sebagai Kota Musik,” tambahnya.
Dikatakan untuk jadi sebuah Kota Kreatif dibutuhkan waktu yang tidak sedikit. “Bandung butuh waktu 6 tahun untuk jadi kota kreatif, selanjutnya diikuti oleh Pekalongan yang butuh waktu tidak sedikit untuk jadi kota kreatif,” terangnya.(MR-02)











Comment