by

Pasca Sekkot Turun Tangan, Sampah yang Menggunung di Ahuru Bersih

AMBON,MRNews.com,- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bergerak cepat. Dipimpin Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon Agus Ririmasse yang turun langsung ke lokasi, sampah yang cukup lama menggunung di kawasan Ahuru Desa Batu Merah Kecamatan Sirimau akhirnya berhasil diangkut dan dibersihkan, Rabu (27/4).

Satu alat berat dari Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon dikerahkan lakukan pembersihan tak hitung hari, hanya beberapa jam saja

Sebab tumpukan sampah di kawasan tersebut telah menjadi pemandangan tak sedap bagi siapa saja yang lewat.

Gunungan sampah hingga ke badan jalan, dan memiliki panjang lebih dari 200 meter itu, telah mengeluarkan bau busuk yang sangat menyengat, serta telah jadi sarang penyakit.

“Usai satu alat berat turun, dikeruk sampah beberapa jam dan diangkut ke TPA, akhirnya kita lihat lokasi di Ahuru itu sudah bersih dari tumpukan sampah yang sebelumnya menggunung dan menyengat,” tandas Sekkot saat ditemui di area Gong Perdamaian ketika penyerahan zakat fitrah bagi pekerja persampahan Kota Ambon.

Dengan kondisi yang sudah bersih dari tumpukan sampah dirinya berharap, lokasi itu tidak lagi dijadikan tempat pembuangan sampah oleh masyarakat. Karena selain mengganggu akses jalan, juga berdampak bagi kesehatan bersama.

Sebelumnya ketika turun pimpin pembersihan sampah di Ahuru, Ririmasse akui, pihaknya harus gerak cepat angkut semua sampah di Ahuru, karena dalam bebarapa hari terakhir ini, pengaduan masyarakat cukup tinggi terkait persoalan dimaksud.

Meski menurutnya, penumpukan sampah yang terjadi di kawasan tersebut, tidak bisa sepenuhnya menjadi kesalahan Pemkot Ambon, dalam hal ini DLHP.

“Ini juga tidak manusiawi, sebab disini (Ahuru-red) bukan tempat pembuangan akhir sampah, tapi semua masyarakat buang sampah mereka disini, bahkan ada yang pakai mobil,” terangnya.

Kendati demikian, lanjut Agus, Pemkot tidak mungkin menutup mata atas persoalan tersebut, sebab hal itu menyangkut dengan keindahan kota serta kesehatan masyarakat.

“Makanya saya ketika baru tiba dari Jakarta, tidak pakai istirahat langsung ke Ahuru dan instruksikan kepala DLHP Ambon, agar apapun alasannya, saya tidak mau tahu, sampah di Ahuru harus bersih dan diangkut semua hari ini (kemarin-red),” ungkapnya.

“Setelah ini sudah bersih nanti, kami minta kesadaran masyarakat agar jangan lagi seperti ini, sebab lokasi Arbes Ahuru bukan tempat pembuangan akhir. TPA ada di Toisapu,” tegas mantan Kadis Dukcapil Kota Kupang itu.

Lebih lanjut, Agus mengaku, lahan tersebut awalnya sudah mau dipagari DLHP agar masyarakat tidak lagi membuang sampah disitu. Namun pemilik lahan menolak.

“Ini berarti dia lebih pentingkan kepentingan pribadi. Mestinya mari sama-sama lakukan sesuatu untuk kepentingan bersama di Kota ini,” jelasnya.

Dirinya minta dengan kerendahan hati agar harus ada kesadaran masyarakat untuk tidak lagi buang sampah disini (Ahuru) maupun tempat lain yang bukan selayaknya jadi tempat pembuangan sampah (TPS).

“Jika sampah terus dibuang di kawasan itu, otomatis menimbulkan penyakit dan bau busuk yang menyengat. Hal demikian juga berlaku bagi lokasi lain yang sering jadi tumpukan sampah ditepi jalan, padahal bukan TPS,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed