AMBON,MRNews,com.- Komisi C DPRD Provinsi Maluku memprediksikan, akan terjadi bencana alam tanah longsor di sekitar areal kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon, dan prediksi benar terjadi.
” Lokasi kampus IAIN Ambon itu sekitar 2 hektar. Saya masih ingat betul, pada saat pembangunan awal kampus itu, Komisi C pernah melakukan pengawasan ke sana dan memang lokasi kampus itu ada pada lokasi ketinggian dimana struktur tanah pada saat itu, berdasarkan pengamatan kami bukan lokasi bekas tempat pembuangan sampah seperti informasi yang beredar selama ini. Dari hasil pengawasan terlihat, ada tanah di sejumlah lokasi yang sudah mulai mengalami keretakan. Nah, melihat dari kondisi itu, Komisi C pernah memprediksikan, bahwa suatu ketika tanah itu akan longsor, dan itu menjadi kenyataan,” kata anggota Komisi C DPRD Provinsi Maluku, Francois Orno kepada wartawan, di Ambon, Senin (17/6).
Kendati adanya bencana alam tanah longsor dan pergeseran tanah, namun pelayanan pendidikan di kampus hijau itu harus terus berjalan. Akan tetapi, menurutnya keselamatan juga sangat penting untuk menjadi pertimbangan, karena lokasi kampus IAIN Ambon berada dalam satu areal.
“Keselamatan itu penting bagi saya. Jangan seperti yang disampaikan Rektor IAIN Ambon, Hasbullah Toisuta saat DPRD menggelar rapat koordinasi beberapa waktu lalu, bahwa nanti ada ruang-ruangan lain yang bisa digunakan untuk proses belajar mengajar. Jujur saja, saya sangat pesimis karena saat ini kita diperhadapkan dengan musim penghujan, dan puncaknya pada bulan Agustus atau September mendatang,” kata Orno.
Orno berharap, IAIN Ambon bisa mencari solusi lain, dengan memindahkan proses perkuliahan di lokasi lain untuk sementara waktu, agar ada jaminan keselamatan bagi mahasiswa . (MR-01)
Orno : Komisi C Sudah Ingatkan IAIN Ambon











Comment