AMBON,MRNews.com,- Operasi pencarian dari tim SAR gabungan terhadap 8 warga Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) yang masih hilang karena tenggelam di perairan Pulau Teor-SBT berakhir pada hari ke-10.
Mereka belum juga ditemukan, operasi pun ditutup. Dengan demikian, ke-8 warga itu yang mana satu diantaranya anak berusia 3 tahun pun dinyatakan hilang.
Kepala Kantor SAR Ambon, Mustari katakan, Ops SAR hari ke-10 terhadap warga korban kecelakaan speed boat tenggelam di Perairan Pulau Teor kembali dilanjutkan, Sabtu (2/4).
Dengan pembagian dua (2) SRU yang melakukan pencarian pada empat koordinat. SRU I terdiri dari Tim Rescue Unit Siaga SAR Dobo menggunakan RIB 9,5 M bergerak menuju lokasi pencarian pada sisi Timur Search Area.
Disusul SRU II yakni KP. PAUS milik PSDKP Tual, KRI TNI AL, POLAIRUD dan Long Boat Nelayan menuju ke lokasi Pencarian pada sisi Barat Search Area.
“Namun hingga sore hari SRU I yang melaksanakan pencarian dengan Jarak ± 35 Nm pada sisi Timur tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban,” tandas Mustari, Senin (4/4).
Begitu juga sambungnya, dengan SRU II dari KP. PAUS, KRI TNI AL, Polairud Dan Long Boat Nelayan telah melaksanakan pencarian dengan Jarak ± 65 Nm pada sisi Barat search area dengan Hasil Nihil.
“BASARNAS dan semua unsur gabungan telah berupaya semaksimal mungkin mencari 8 korban speed boat naas itu. Tapi karena tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, hasil koordinasi dan evaluasi bersama potensi SAR, maka OPS SAR dihentikan dan diajukan untuk ditutup,” terang dia.
Meskipun telah ditutup namun kata Mustari, akan dilanjutkan dengan pemantauan. Namun apabila ditemukan tanda-tanda korban, maka OPS SAR dibuka kembali.
Diketahui, korban yang belum ditemukan yakni, Rinto, Ismail Hatala, Ibrahim Kilwouw dan Fajrin. Keempatnya adalah pegawai Pemkab SBT. Kemudian Jafar Rumatiga, Saida Keliobas, Hairudin (anak umur 3 tahun) dan Samsia Rumodar.
Sedangkan korban selamat ialah Indah Adhayati Rumakway (Camat Teor), Idrus Retob, Gusti Pattikupang, Uya Kilkoda dan
Husein Keliobas. (MR-02)










Comment