AMBON,MRNews.Com.- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku mencatat pada posisi Februari 2018 agen laku Pandai di Maluku sebanyak 1.316 agen, meningkat 1,62 persen (ytd) atau 21 agen dari posisi Desember 2017 yang tersebar di 293 desa pada sebelas kabupaten/kota di Provinsi Maluku. yabg notabenenya diprakarsai oleh lima bank penyelenggara laku pandai diantaranya: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), PT Bank Mandiri (Persero)
Bank Negara Indonesia (Persero), PT. Bank Tabungan Negara (Persero) dan PT Bank sinarmas Tbk.dengan demikian menandakan perkembangan program kerja TPAKD mengakami peningakatan. Hal ini diungkapkan Kepala Ojk Maluku, Bambang Hermanto saat dalam acara”Media Update” (06/04
Hermanto menyatakan, disampaing itu, Tabungan simpanan pelajar (Simpel) pada posisi Februari 2018 tercatat sebesar Rp7,59 Miliar, meningkat 19,95% (ytd) atau sebesar Rp.1,26 miliar dari posisi Desember 2017. yang terdiri dari 45.837 ening, mening
4,56 (ytd) atau 2 o44 rekening dari 44.793.
Tambahnya, rekening pada posisi Desember 2017, yang tersebardi851 sekolah diwilayah Provinsi Maluku (jenjang PAUD hingga tingkat SMA sederajat) atau bertambah 84 sekolah dibanding posisi Desember 2017. Hingga saat ini, bank penyelenggara tabungan simpel berjumlah 11 (sebelas) bank
Bambang menyebutkan, Sebagai bentuk kontribusi langsung OJK pada pengembangan ekonomi daerah, TPAKD Provinsi Maluku pada tahun 2018 akan memfokuskan upaya percepatan akses keuangan masyarakat melalui pendekatan klaster.
Pemberdayaan ekonomi
masyarakat berbasis kluster di Provinsi Maluku program kerja
bersama antara TPAKD Provinsi Maluku, TPAKD Kabupaten/kota di Maluku
Tenggara dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi Maluku.
lanjut Hermanto, Sesuai hasil pemetaan pterdapat 3 (tiga) klaster yang akan menjadi fokus program kera TPAKD Provinsi Maluku di tahun 2018, yaitu
Mamala dan Desa Morella (Kabupaten Maluku tengah, Klaster Perikanan di Desa Tial bupaten Maluku Tengah, dan klaster Pariwisata di Kabupaten Maluku Tenggara.
“Akhir bulan lalu, juga dimulai workshop pembuatan teh aroma pala dan minyak arsiri kepada masyarakat setempat guna mendorong pengembangan potensi wisata di pantai Nitang Hahai,Morela. wisata yang telah berkembang diharapkan, dapat menjadi lokomotif tumbuhnya sektor usaha lainnya yang bersumber dari potensi daerag Mamala dan Morela,” Demikian Hermanto. (MR-06)








Comment