Jakarta,MRNews.com,- Nezar Patria dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Wakil Menteri Wakil Menteri Kementerian Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) di Istana Negara, Senin (17/7/2023).
Pria kelahiran Sigli, Aceh, 5 Oktober 1970 itu sebelum jadi Wamenkominfo menjabat sebagai Staf Khusus V Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Nezar adalah mantan jurnalis, dengan track record di sejumlah media, baik cetak maupun online.
Mengutip sejumlah sumber, Nezar merupakan lulusan Filsafat Universitas Gajah Mada (UGM) di tahin 1997. Ia kemudian melanjutkan studi ke Universitas Sains Malaysia dan ITB di 2021 dan 2022.
Di 2006, ia kemudian melanjutkan sekolah ke The London School of Economics and Political Science (LSE). Mengutip Linkedin-nya, pendidikan ia tempuh dalam waktu satu tahun.
Diketahui ia pernah menjadi wartawan Tempo di 1999 hingga 2008. Ia lalu pindah ke Vivanews hingga 2014 dan CNN Indonesia hingga 2015.
Setelahnya ia menjadi Pemimpin Redaksi The Jakarta Post (2015-2020). Ia diketahui pernah menjabat sebagai anggota Dewan Pres selama enam tahun.
Di 2020 hingga 2022, Nezar menjabat sebagai Direktur Kelembagaan PT Pos Indonesia. Saat sebelum dilantik jadi Wamenkominfo, masih mengutip Linkedin, Nezar juga menjabat sebagai Komisaris PT Pegadaian.
Diketahui, pelantikan Nezar sebagai Wamenkominfo didasarkan pada Keputusan Presiden nomor 32 M Tahun 2023 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Menteri Negara Kabinet Indonesia Maju periode tahun 2019-2024.
Dengan dilantik sebagai Wamenkominfo, Nezar akan mendampingi Budi Arie Setiadi yang hari ini juga dilantik sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo).
Selain Nezar, Jokowi melantik empat wakil menteri lainnya, yakni Pahala Mansury sebagai Wakil Menteri Luar Negeri, Paiman Raharjo sebagai Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Rosan Roeslani sebagai Wakil Menteri BUMN, serta Saiful Rahmat Dasuki sebagai Wakil Menteri Agama. (***)










Comment