by

Murad Berambisi Menangkan Jokowi-Maruf 70 Persen

-Politik-1,372 views
AMBON,MRNews.com,- Gubernur Maluku terpilih yang juga Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Koalisi Indonesia Kerja Joko Widodo-Maruf Amin Provinsi Maluku, Murad Ismail berambisi menangkan pasangan calon Presiden-Wakil Presiden RI nomor urut 01 ini di Provinsi Maluku pada pemilihan umum (Pemilu), 17 April 2019 mendatang.
“Secara ambisius saya ingin Bapak Joko Widodo-KH Maruf Amin dapat meraih kemenangan 70 persen di Maluku. Dari partai pengusung 40 persen karena mereka fokusnya terbagi ke Pileg dan saya pribadi bisa upayakan 30 persen lah. Namun harus dibarengi dengan kerja keras, strategi cerdas dan terukur. Kita jangan berleha-leha,” tukas mantan Kapolda Maluku itu saat membuka rapat koordinasi daerah (Rakorda) TKD Maluku di Baileo Siwalima, Karang Panjang, Kamis (31/1/19).
Salah satu indikator target kemenangan itu kata Murad, karena mayoritas kepala daerah bagian dari koalisi partai pengusung Jokowi-Maruf dan partai politik banyak mengusung keduanya, dibanding pasangan Prabowo-Sandi. Maka dengan memanfaatkan infrastruktur partai, perekrutan tokoh akar rumput dan menyampaikan capaian-capaian hasil pembangunan kabinet kerja, upaya kerja akan maksimal dan berhasil.
“Berkaca dari hasil Pemilu 2014 di Maluku, dimana Joko Widodo-Jusuf Kalla unggul 443.040 suara (50,52 persen) dari Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang mendapat 433.984 (49,48 persen), maka Pemilu 2019 harus menang besar dengan melampaui hasil Pemilu 2014, dengan catatan semua bekerja keras dari provinsi, 11 kabupaten, 118 kecamatan, 1.198 desa dan 35 kelurahan. Selaku ketua TKD, saya minta pengurus TKD Provinsi memantapkan kerja dan ikhtiar sesuai tugas yang diamanatkan TKN kepada kita, agar kerja-kerja kampanye dan pemenangan di Maluku semakin nyata dan terarah serta unggul,” tegasnya.
Meski begitu, mantan Dankor Brimob itu akui sejauh ini, partai pengusung ada tiga otak yang dipikirkan, pertama bagaimana bisa menyelamatkan partai untuk lolos ke parlemen, kedua orang-orang partai pengusung belum bekerja untuk Jokowi karena mereka masih mencari payung cadangan untuk loncat biar selamat ke DPRD. “Saya maklumi, tidak masalah. Sebab saya, tim dan relawan telah kerja di 11 kabupaten/kota, ada beberapa bupati juga saya sudah panggil. Dan saat saya dilantik nanti, saya akan main di belakang layar dan support semua,” ucapnya.
Sebelumnya, Ketua Koalisi Pemenangan Daerah Prabowo-Sandi provinsi Maluku, Hendrik Lewerissa kepada Mimbarrakyatnews.com secara terpisah juga menargetkan kemenangan kurang lebih 60 persen menjadi target koalisi Prabowo-Sandi di Provinsi Maluku saat Pilpres mendatang. Target itu dinilai realistis karena sebanding dengan kerja koalisi yang sudah cukup maksimal, dengan menyasar berbagai elemen dan juga sentuhan pembangunan dan perhatian Jokowi yang minim ke Maluku selama periode pertama memimpin. (MR-02)

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed