AMBON,MRNews.com.- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah gelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (Musrenbang RKPD) Provinsi Maluku tahun 2024, di Hotel Santika Premiere Ambon, Kamis (13/4).
Musrenbang RKPD dibuka Gubernur Maluku Murad Ismail melalui pemukulan tifa, dihadiri Forkopimda Maluku, perwakilan dari Kementerian PPN Bappenas RI, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI.
Juga Bupati/Walikota se-Maluku, Ketua TGPP Maluku, pimpinan OPD lingkup Pemprov dan Kab/Kota se-Maluku, pimpinan Perguruan Tinggi, pimpinan perbankan, BUMN, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda.
Kepala Bappeda Maluku Anton Lailossa menjelaskan, tujuan pelaksanaan Musrenbang RKPD ini adalah untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan terhadap RKPD Provinsi Maluku tahun 2024.
Sementara, berangkat dari visi “Maluku yang terkelola secara jujur, bersih dan melayani, terjamin dalam kesejahteraan dan berdaulat atas gugusan kepulauan” Gubernur tegaskan, pembangunan Maluku tahun 2024, merupakan tahun penentu keberhasilan pencapaian visi tersebut, yang merupakan bagian integral dalam mewujudkan pembangunan Nasional.
“Perencanaan pembangunan tahun 2024 harus tetap memperhatikan berbagai dampak negatif akibat instabilitas keamanan dunia, ancaman inflasi maupun resesi global,” jelasnya.
Sebabnya diharapkan Musrenbang ini mampu menghadirkan proses perencanaan pembangunan yang efisien, efektif, partisipatif, dan akuntabel, sehingga tercapainya perencanaan daerah yang semakin berkualitas.
Murad di kesempatan itu mengajak seluruh pemangku kepentingan pembangunan di Maluku untuk optimis mempersiapkan kualitas dan kompetensi Sumber Daya Manusia, sebagai modal dasar untuk berdaya saing, serta penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam melaksanakan pembangunan di daerah.
“Kepada Bupati/Walikota, agar melakukan sinergitas program daerah dengan program nasional, serta berkomitmen meningkatkan inovasi daerah, guna mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat di bumi Raja-Raja ini.” tegasnya.
Forum strategis ini, sebutnya, agar dimanfaatkan secara maksimal, serta menjadi ruang diskusi konstruktif, dalam melahirkan berbagai gagasan untuk menjawab berbagai isu strategis pembangunan yang sedang dihadapi.
Pada kesempatan itu juga turut dilakukan penganugerahan Maluku Innovation Award 2023, dimana pada Kategori Inovasi Perangkat Daerah Terbaik di Maluku, Juara 1 Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Juara 2 Badan Pendapatan Daerah, dan Juara 3 Dinas Kesehatan.
Sementara untuk kategori Inovasi Daerah Terbaik tingkat Kabupaten/Kota, Juara 1 Kota Ambon, Juara 2 Kabupaten Maluku Tengah, dan Juara 3 Maluku Tenggara. (**)









Comment