by

Lima Target Kinerja Daerah 2020 Pemkot Ambon

AMBON,MRNews.com,-  Ada beberapa hal yang menjadi target kinerja daerah untuk tahun 2020 oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, antara lain pertama, nilai kota layak anak adalah 700; kedua, opini dari badan pemeriksa keuangan (BPK) harus mendapat wajar tanpa pengecualian (WTP); ketiga, kepala keluarga yang memiliki kartu keluarga adalah 100 persen; keempat, angka partisipasi murni pendidikan anak usia dini (PAUD) mencapai 45 persen; kelima, persentase penduduk (kepala keluarga) mendapat akses air minum yang aman adalah 87 persen.

“Kinerja pembangunan daerah tersebut, adalah kinerja bersama. Meskipun secara kewenangan, perangkat daerah mempunyai tugas masing-masing, namun kinerja pelayanan daerah, disumbangkan oleh semua perangkat daerah sesuai tugas dan fungsi masing-masing, dalam kemitraan dengan semua pemangku kepentingan, untuk mewujudkan Ambon yang harmonis, sejahtera dan religius,” ungkap Wakil Walikota Ambon, Syarif Hadler saat membuka kegiatan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) rancangan RKPD Kota Ambon tahun 2020 di Marina Hotel, Senin (1/4/19).

Guna mencapai target tersebut, dirinya mengharapkan setiap perangkat daerah terus bekerja dan berkinerja secara terukur, dalam mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih, pembangunan kota Ambon yang berkelanjutan, serta melakukan pelayanan publik cepat, tanggap, dan lancar. Pasalnya tema pembangunan Kota Ambon 2020 diprioritaskan pada dua fokus, yaitu peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pencapaian standar pelayan minimal (SPM) daerah, dan mewujudkan kunjungan wisata Kota Ambon 2020.

Fokus pertama dilakukan melalui pendidikan untuk semua, kesehatan berkelanjutan, pekerjaan umum dan penataan ruang berkualitas, perumahan dan kawasan permukiman layak; ketentraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat berkelanjutan; kesejahteraan sosial berkelanjutan serta tata kelola layanan publik optimal.

Sementara fokus kedua akan dilakukan lewat Ambon city of music dan ekonomi kreatif, nilai tambah ekonomi yang optimal, ketahanan pangan berkelanjutan, sarana-prasarana kota yang nyaman dan inklusif, kesadaran dan peran masyarakat untuk kota wisata dan kreatif, kearifan lokal dan budaya yang terpelihara, dan pelestarian dan keberlanjutan lingkungan.

 “Pembangunan Kota Ambon yang bergerak dinamis, menuntut peran kita untuk cepat menjawab kebutuhan masyarakat lewat kerja dan kinerja nyata. Karena itu kinerja pembangunan daerah harus terukur, guna wujudkan visi Ambon harmonis, sejahtera, dan religius. Kinerja pembangunan 2020, diukur dengan pencapaian sasaran strategis daerah lewat indikator kinerja utama (IKU), serta pencapaian penyelenggaraan pemerintahan daerah, melalui indikator kinerja kunci (IKK),” ungkapnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed