AMBON,MRNews.com,- Libur panjang bakal dijalani masyarakat kurang lebih seminggu dalam rangka Idul Fitri 1444 Hijriyah/tahun 2023. Dan hari ini, adalah hari pertama cuti bersama.
Waktu libur panjang itu pun dimanfaatkan masyarakat Kota Ambon khususnya dengan melakukan beragam aktifitas, salah satunya dengan mengunjungi pusat perbelanjaan.
Pantauan media ini, Rabu (19/4), warga Kota Ambon mulai padati sejumlah pusat perbelanjaan atau mall besar seperti Ambon City Center (ACC), Maluku City Mall (MCM) dan Ambon Plaza (Amplaz) baik untuk shopping persiapan arus mudik Lebaran hingga sebatas rekreasi bersama keluarga.
Kepadatan itu bisa terlihat dari hilir mudik warga yang tak hentinya keluar masuk mall. Bahkan terpantau di area parkiran yang menjamur tak seperti hari biasanya, khususnya kendaraan roda dua.
Saking banyak, para juru parkir (Jukir) bahkan kesulitan mengatur posisi kendaraan keluar masuk. Kondisi ini diperkirakan akan terus terjadi hingga H-1 Idul Fitri yang diperkirakan jatuh antara 22 atau 23 April 2023.
Salah satu pengunjung MCM, Nurul Toisuta mengaku, pilihan datang ke mall untuk berbelanja berbagai kebutuhan Lebaran Idul Fitri seperti kue, roti dan keperluan lain yang penting untuk Lebaran serta mudik.
“Untuk pakaian tidak. Karena kebetulan sudah dipesan jauh-jauh hari agar lebih efektif. Sebab kalau belanja sekarang, pasti sudah mahal dan sulit didapat. Waktu libur hari pertama ini juga dipakai ke pasar dan besok akan pulang kampung alias mudik,” sebut Nurul.

Ical, salah satu juru parkir depan MCM juga mengaku, kepadatan kendaraan khusus roda dua ini tak seperti hari biasa yang hanya dua deret.
“Kalau sampai malam pasti lebih banyak lagi, bisa sampai empat lima deret parkir, kita kewalahan mengatur. Sudah dari kemarin begini. Makanya kita tambah orang bantu,” jelasnya.
Diperkirakan tak saja mall, namun pasar, terminal, pelabuhan hingga bandara akan dipadati warga khususnya pemudik yang akan pulang kampung untuk rayakan Lebaran Idul Fitri pada H-1 Lebaran, Jum’at atau Sabtu ini. (MR-02)








Comment