AMBON,MRNews.com,- Walikota Ambon, Richard Louhenapessy mengungkapkan, Lomba Gerak Jalan Indah (LGJI) Amboina 2018 yang dilaksanakan oleh AMGPM Daerah Kota Ambon (Dakota) sebagai momentum wujudkan Ambon Harmonis dan Ambon sebagai kota tujuan wisata tahun 2020. Pasalnya, LGJI juga menopang program pemerintah dalam upaya memboboti kota ini dengan kegiatan wisata dan hiburan. Sehingga setiap kegiatan yang membantu percepatan perwujudan Ambon 2020, sebagai pintu masuk untuk pengembangan dan tujuan wisata kota, harus disupport.
Dukungan ini juga kata Walikota, antara lain selaras dengan kebijakan Pemkot untuk menjadikan Ambon sebagai kota yang terus harmonis terutama secara eksternal. Karena itu, pihaknya bermaksud pula, selain LGJI Amboina, maka kegiatan remaja masjid dalam upaya festival seni islami juga akan menjadi kegiatan tetap tiap tahun.
“Dengan begitu, saya harapkan, LGJI Amboina kedepannya tidak boleh jauh dari HUT Kota Ambon, agar menjadi paket bersama guna pengembangan dan promosi wisata Kota Ambon,” ujar Walikota saat membuka LGJI Amboina 2018 yang ditandai dengan pengguntingan balon gas ke udara di depan monument Gong Perdamaian Dunia, Sabtu (8/9/18).
Sementara Ketua I PB AMGPM, Empi Waas mengaku, momenti, LGJI Amboina 2018 diharapkan dapat merajut hubungan persaudaraan sehingga harmonisasi masyarakat menjadi baik. Selain itu, bukan saja peristiwa baris berbaris tetapi LGJI juga upaya transformasi karakter guna memperkuat harmonisasi. “Hanya dengan disiplin, tertib dan teratur, maka harmonisasi di kota ini tetap terjaga di tengah masyarakat majemuk. Atas nama seluruh potensi AMGPM khususnya Dakota, kami berterima kasih kepada pa Walikota yang menjadikan event LGJI bagian dari program Pemkot Ambon, terbukti dengan dianggarkan dalam APBD. Yang secara tidak langsung, LGJI upaya promosi wisata Kota Ambon,”ujarnya.
Adapun Ketua AMGPM Dakota, Billy Latubessy menilai, LGJI memiliki nuansa sebagai sarana penyaluran minat dan bakat, hiburan rakyat, pembinaan disiplin dan bukan tidak mungkin, bila pengorganisasiannya dapat dikembangkan secara professional, sangat membantu Pemkot Ambon mempromosikan Ambon destinasi wisata 2020. Pasalnya, dalam catatan event di setiap tahun, kegiatan LGJI-lah yang paling memberikan peluang bagi masyarakat dari berbagai kalangan untuk mengekspresikan kegembiraannya sebagai warga kota di setiap perayaan HUT Kota Ambon.
“Tak dapat disangkal, LGJI sangatlah menyita perhatian masyarakat di kota ini, nampak jelas dengan hadirnya barisan dari berbagai desa, anak-anak, pemuda, pelajar, mahasiswa, PNS, instansi pemerintah dan organisasi sosial sampai ibu-ibu RT. Sehingga LGJI bagi kita, wujud peran kami pemuda gereja yang bersaksi dan memahami hakekat keterpanggilan AMGPM bagi dunia, pemerintah dan masyarakat. Harapan kami kepada Walikota, LGJI Amboina 2019 dapat kita kemas lebih baik guna masuk Rekor MURI. Berlombalah dengan santun, junjung sportivitas, tertib dan peliharalah kedamaian,”ketusnya.
Sedangkan Ketua Klasis GPM Kota Ambon, Pendeta Nick Rutumalessy sangat menyambut dengan sukacita LGJI, dengan harapan tidak saja lomba baris-berbaris tetapi juga sebagai sarana membangun kehidupan persaudaraan, perdamaian antar orang basudara. Juga merajut harmonisasi hidup sebagai warga kota yang baik. “Ini adalah cara kita membangun masyarakat dalam perspektif yang baik dari waktu ke waktu,” terangnya.
Dalam kesempatan tersebut, Walikota turut melepaskan peserta pertama LGJI Amboina 2018 kategori anak-anak dengan mengangkat bendera start. Hal yang sama juga dilakukan oleh Sekkot A.G. Latuheru, PB AMGPM, Ketua dan Sekretaris AMGPM Dakota, Ketua dan Sekretaris Klasis, Dandim 1504/Ambon, Ketua Umum BPD HIPMI Provinsi Maluku, Jaqueline Margareth Sahetapy (JMS) dan Sekretaris DPD KNPI Maluku, Saka Ririhena. (MR-02)











Comment