by

Laut Maluku “Ngeri”, Longboat Terbalik Lagi di Perairan Tanjung Burang-Malra

AMBON,MRNews.com,- Ngerinya laut Maluku terbukti hanya dalam waktu sehari. Dimana terjadi dua kecelakaan kapal jenis Longboat sekaligus di dua kabupaten berbeda, Maluku Tenggara (Malra) dan Kepulauan Aru.

Di Kepulauan Aru, hingga hari pertama pencarian, satu penumpang masih hilang, sedangkan lima korban lainnya selamat.

Sementara satu unit Longboat juga terbalik akibat dihantam ombak di sekitar Perairan Tanjung Burang-Malra, Senin (21/2).

Akibat kecelakaan di Perairan Tanjung Burang-Malra itu, 5 orang penumpang dikabarkan meninggal dunia dan telah dievakuasi karena kehabisan nafas akibat tenggelam.

Kasie Ops SAR Ambon, Andry Henaulu katakan, awalnya info kecelakaan kapal itu didapat dari warga, Patty Latar. Dimana kapal tersebut awalnya bertolak dari pelabuhan Watdek tujuan Banda Eli Kabupaten Malra.

Namun setiba di sekitar Perairan Tanjung Burang, kapal dihantam gelombang dan terbalik. Lima orang penumpang meninggal dunia dan telah dievakuasi ke desa Ohoi Waer.

“Belum diketahui pasti berapa jumlah penumpang di Longboat itu. Tapi lima orang ditemukan meninggal dunia. Sedangkan penumpang lainnya masih dalam pencarian,” bebernya, Senin (21/2).

Operasi SAR di hari pertama yang melibatkan tim Rescue Pos SAR Tual beserta potensi SAR yakni ABK KN Sar 242 Bharata, BAKAMLA Tual dan Ditpolair sambungnya, akan dilanjutkan besok.

“Saat operasi SAR, tim menggunakan KN.SAR 242 Bharata ke lokasi pencarian pada koordinat : 5°15’786” S 133°8’406”E dengan jarak ± 32 NM, Heading 51° timur laut, ditengah hujan sedang dan tinggi gelombang : 0.5 – 1.25 Meter,” pungkasnya.

Namun dari hasil konfirmasi dengan pihak Polairud Polda Maluku, penumpang meninggal akibat kecelakaan kapal di Malra kini jadi enam orang setelah 1 orang lagi ditemukan. Sedangkan 19 orang lainnya selamat. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed