by

Lagi, 2 Positif Covid-19 Hasil Tracking Pasien 15

-Maluku-2,506 views

AMBON,MRNews.com,- Dalam kurun waktu tiga hari, peningkatan kasus positif Covid-19 di Maluku terjadi signifikan, sama dengan kasus pasien sembuh. Dimana jumlah pasien positif telah mencapai 22 kasus, dengan 11 diantaranya sembuh. Sisanya masih dirawat.

Manakala, Sabtu (25/4), terkonfirmasi dari Ketua Gugus Tugas Covid-19 Maluku Kasrul Selang terjadi penambahan tiga (3) kasus positif yakni pelaku perjalanan (PP) dari Bau-bau tujuan Desa Gemba Kecamatan Kairatu SBB terkodefikasi pasien 18 dirawat di RST serta dua ABK KM Dobonsolo masing-masing inisial R (45) terkodefikasi pasien 19 dan pasien 20 inisial BK (32) dirawat di Balai Diklat BPSDM.

Kini, penambahan kasus terjadi lagi dengan dua (2) orang terkonfirmasi positif berdasarkan hasil swab. Keduanya adalah orang yang melakukan kontak erat tinggi dengan pasien 15 berinsial HB asal Kota Ambon sesuai hasil tracking atau penelusuran perjalanan.

“Dua tambahan kasus baru positif itu terkodefikasi pasien 21 dan 22. Mereka merupakan hasil tracking dari pasien 15 asal Kota Ambon. Dengan demikian jumlah kasus positif di Maluku per hari ini naik menjadi 22 kasus, sembuh 11 orang dan dirawat juga 11,” jelas Ketua Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Maluku Kasrul Selang kepada awak media di posko lantai VI kantor Gubernur, Senin (27/4).

Untuk dua pasien baru itu, kata Kasrul, belum diketahui pasti akan dirawat/isolasi dimana. Sebab Gugus Tugas belum dapat petunjuk dari tim dokter, sebagai orang yang berkompeten. Namun kemungkinan di Balai Diklat BPSDM Maluku.

“Kita belum terima, mereka dirawat dimana dari tim dokter. Tapi kemungkinan dirawat di BPSDM. Ini khan masih baru, jadi tergantung tim medis punya pemeriksaan awal. Jika misalnya tanpa gejala akan dirawat di Balai Diklat sedangkan kalau ada gejala sedang ke atas dibawa ke rumah sakit,” jelasnya.

Kasrul pun menyayangkan pasien HB sebagai pelaku perjalanan tidak indahkan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. Padahal itu sangat penting dan demi kebaikan bersama.

Dimana ketika tiba di Ambon dari daerah terpapar tidak isolasi mandiri 14 hari. Malah keluar melakukan ibadah disalah satu rumah ibadah yang akhirnya membuat beberapa orang terjangkit virus.

“Ini sangat kita sayangkan. Kalau PP luar Ambon tidak masalah, tapi ini orang Ambon sendiri. Karena ada domisili di Ambon maka terjadi transimisi banyak. Bisa bayangkan dari tempat ibadah, ke pasar, kemana-mana bahkan melakukan ibadah lagi maka ini berdampak sangat besar untuk orang lain. Kasus ini sudah masuk cluster ketiga, tak sebatas dirumah saja,” tukasnya.

Diketahui, dari data Gustu Covid-19 Provinsi Maluku, PDP 19 orang, ODP 68 orang. Kota Ambon dengan konfirmasi positif Covid-19 terbanyak 8 kasus, Malteng, Buru dan Bursel masing-masing 1 kasus. Total 22 kasus, 11 orang sembuh dan 11 dalam perawatan. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed