by

Kumpulkan DPC se-Maluku, Hanura Pasang Target Tinggi di Pemilu 2024

AMBON,MRNews.com,- Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) di Maluku khususnya terus memanaskan mesin partai menjelang Pemilu serentak 2024 mendatang.

Pimpinan DPC dan Bappilu Kabupaten/kota se-Maluku pun dikumpulkan di Kota Ambon untuk matangkan strategi politik demi mencapai sejumlah target kemenangan di 14 Februari 2024.

Ketua DPD Hanura Maluku Ahmad Ohorella katakan, sejumlah target di Pemilihan Legislatif (Pileg) dipasang yaitu tetap lima (5) kursi di DPRD Maluku dari lima Daerah Pemilihan (Dapil) minus Buru-Buru Selatan dan Seram Bagian Timur (SBT) atau mengisi wakil di semua Dapil, artinya 7 kursi.

“Kalau bisa 7 kursi. Jika melenceng, harus di angka 6 kursi. Artinya minimal katong rebut salah satu unsur pimpinan DPRD Maluku lah,” jelasnya disela rapat koordinasi (Rakor) Bappilu Hanura Maluku di Ambon, Sabtu (15/7).

Target ini menurutnya sangat realistis. Sebab berkaca dari hasil Pileg 2019 lalu, selisih suara Hanura dan PKS tidak terlampau jauh dengan perolehan kursi yang sama.

Karena itu, dua dapil yang tidak terisi wakil di 2019, akan coba dimaksimalkan skema kemenangan, salah satunya dengan usung para Caleg mumpuni dan punya nilai jual untuk raih suara masyarakat di dua Dapil termasuk lima Dapil penyumbang kursi saat ini.

“Lewat Rakor ini katong akan gagas skema kemenangan dan nanti akan ditindaklanjuti di DPC. Tapi sungguh beta syukuri progres Hanura naik terus kursi di DPRD Maluku dan tugas beta sebagai ketua DPD harus amankan atau tambah,” urai mantan anggota DPRD Kota Ambon itu.

Lebih lanjut kata dia, target serupa juga dipasang di tingkat Kabupaten/Kota dengan 39 dapil secara keseluruhan. Manakala Hanura di Pileg 2019 lalu, sukses raih 25 kursi. Artinya ada 14 Dapil lagi yang belum terisi.

Dengan 7 bulan sisa menuju Pemilu 2024 dan sesuai hitung-hitungan di Bappilu DPD, 14 Dapil “kosong” itu masih sangat mungkin ada kader Hanura yang bisa raih kursi DPRD.

“Misalnya di Maluku Tengah, Hanura solid dengan 3 kursi dari 6 Dapil di 3 Pemilu terakhir. 2024, kita target tambah jadi 4-5. Demikian pula di Kota Ambon, saat ini raih 3 kursi dari empat Dapil, minus Dapil Sirimau 1. Maka Caleg yang katong daratkan disitu mumpuni dan satu kursi kami yakin tambah,” urai Ohorella.

Namun tentu tambah dia, perlu kerjasama linier antar para Caleg sesuai hasil Rakornas Bappilu DPP Juni lalu, bahwa kerja tandem Caleg DPRD kabupaten/kota harus bisa dipelihara menopang Caleg DPRD provinsi dan DPR-RI. Hal ini penting sebab tidak berbanding lurus dengan hasil Pileg 2019.

“Sebab hasil Pileg 2019 lalu untuk Provinsi, Hanura jumlah suaranya 77 ribu. Tapi DPR-RI hanya 46 ribu, ini tidak banding lurus. Maka hari ini kalau kita majukan 290 Caleg di 39 Dapil dengan kerja tandem maka angka itu pasti bisa kita capai,” terangnya.

Demikian pula untuk kursi DPR-RI tambah Ong sapaan akrab Ohorella, dengan kompetitor yang diusung dan sistem kerja tandem jika berjalan maksimal dan efektif, bukan mustahil Hanura bisa raih kursi ke Senayan.

“Bahwa kita tidak bisa pungkiri ada partai besar dan baru juga usung jagoannya dengan target dan optimisme serupa. Tapi dengan kerja politik kolektif sesuai skema kemenangan yang ada, dengan target suara misalnya bisa diangka 80-90 ribu beta yakin Hanura DPR-RI,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed