AMBON,MRNews.com,- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kota Ambon di kurun waktu sepekan ini. Terkini, dua penghargaan sukses diraih Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI Direktorat Jenderal Perbendaharaan.
Kedua penghargaan itu ialah peringkat pertama pemerintah daerah dengan tingkat persentase penyaluran dana desa (DD) tertinggi di Maluku. Peringkat kedua ialah Pemerintah Kabupaten Buru Selatan (Bursel) dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru di peringkat ketiga.
Satu penghargaan lain yaitu peringkat pertama sebagai pemerintah daerah yang tidak pernah mengalami penundaan dana alokasi umum (DAU). Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) dan Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) masing-masing di posisi kedua dan ketiga.
Penjabat Walikota Ambon Bodewin Wattimena menerima kedua penghargaan dari Kanwil Ditjen DPJb Maluku itu.
Penghargaan diserahkan Gubernur Maluku Murad Ismail bersamaan penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) digital dan daftar alokasi transfer ke daerah (TKD) dan Dana Desa (DD) tahun 2024 di Lantai VII Kantor Gubenur Maluku, Jum’at (15/12).
Sehari sebelumnya, Ombudsman RI memberi penilaian kategori zona hijau atau tertinggi penilaian Predikat Kepatuhan Standar Pelayanan Publik (SPP) tahun 2023 bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, naik dibanding 2022 yang masih ada di zona kuning.
Selain itu, sejumlah penghargaan juga diserahkan pada kesempatan itu. Diantaranya kepada Polres Maluku Tengah (Malteng), Sat Brimobda Maluku dan Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease yang sukses realisasi Pagu besar tahun 2023 (diatas Rp 50 Miliar).
Wattimena mengaku, kedua penghargaan yang diraih ini merupakan kerja keras dan kerja cerdas aparatur Pemerintah kota (Pemkot) Ambon. Artinya, di tahun depan harus terus memotivasi diri agar terus mempertahankan dan semakin lebih baik.
“Terima kasih kepada seluruh Jajaran Pemerintah Kota atas kerja keras dan kerja cerdas, sehingga Kota Ambon semakin berkelas. Ini jadi motivasi dan pemicu bagi kita semua agar lebih baik kedepan. Sebab mempertahankan jauh lebih sulit daripada merebut atau meraih,” kunci Pj Walikota. (MR-02)











Comment