AMBON,MRNews.com,- Ketua Harian KONI provinsi Maluku, Mustafa Kamal, menyatakan, kota Ambon merupakan kiblat olahraga di provinsi Maluku.
Karena itu, momentum rapat kerja (Raker) KONI Kota Ambon diharapkan dapat melahirkan program yang bisa menghasilkan prestasi olahraga kota Ambon dan Maluku pada umumnya.
“Saya harap kita semua dapat bertanggungjawab sehingga seluruh kegelisahan kita terhadap prestasi atlet dapat ditingkatkan,” katanya saat membuka Raker KONI Kota Ambon di ruang Vlissingen Balaikota Ambon, Sabtu (4/6).
Agenda rapat kerja KONI ini selain menyusun program tetapi juga memilih dan tetapkan panitia tim penjaringan pengurus KONI periode 2022-2026.
Sementara itu, Wakil Ketua KONI kota Ambon, Syarif Hadler menyatakan, proses pembinaan olahraga prestasi di Kota Ambon sangat diperlukan dukungan dan kebersamaan dari semua pihak.
Baik pengurus KONI, pengurus cabang olahraga, koordinator olahraga kecamatan, pemerintah serta komponen masyarakat lainnya.
Karena itu program pembinaan KONI Kota Ambon harus mampu menjamin agar kelancaran, kemantapan dan proses pembinaan berlangsung secara terencana, berjenjang dan berkelanjutan.
“Kita tentu akan merindukan atlet potensial berbakat yang perlu dibina, dikembangkan dan ditingkatkan prestasinya, sehingga pada waktunya nanti dapat mengukir prestasi pada kejuaraan multievent seperti SEA Games, Asian Games maupun Olimpiade,” katanya.
Menurutnya, tujuan utama organisasi yang sementara dibenahi yakni atlet sebagai ujung tombak yang perlu mendapat perhatian untuk diasah, dipoles dan difasilitasi, sehingga mampu memiliki ketahanan dalam menciptakan prestasi gemilang.
“Semua ini tentunya tidak terlepas dari berbagi komponen lainnya seperti dukungan anggaran, logistik maupun hal teknis. Mewujudkan semua ini persyaratan yang dibutuhkan adalah kesungguhan dan kerjasama yang baik antar sesama pengurus antar pengurus dengan pelatih maupun pelatih dengan atlet yang dibina, ‘ ujarnya.
Oleh sebab itulah, Raker sangat penting, yang mana difokuskan pada pembinaan dan peningkatan prestasi atlet di Ibukota Provinsi Maluku ini.
“Raker ini harus hasilkan program optimalisasi pembinaan yang diawali dengan perekrutan atlet, seleksi, latihan intensif, training hingga pencapaian prestasi atlet,” pungkasnya. (MR-02)











Comment