by

Korwil XI-GMKI Minta Tes Wawancara Calon Anggota Bawaslu Maluku Dilakukan Terbuka

AMBON,MRNews.com,- Koordinator GMKI Wilayah XI (Maluku), Jernis Sinia meminta
agar proses seleksi terhadap bakal calon anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Maluku yang saat ini akan masuki tahap wawancara agar dilakukan secara terbuka oleh tim seleksi (Timsel).

Menurut Sinia, salah satu wujud transparansi proses seleksi bakal calon anggota Bawaslu Maluku periode 2022-2027, minimal menggunakan akses live streaming saat tes berlangsung

Hal ini bertujuan untuk mendapatkan anggota Bawaslu yang mumpuni dan publik juga dapat mengetahui kualitas dari masing-masing peserta yang mengikuti seleksi anggota Bawaslu Maluku.

“Kami meminta Timsel Anggota Bawaslu Maluku agar tes wawancara terhadap 12 peserta yang telah lulus tes tertulis dan tes psikologi dilaksanakan secara transparan dan memberi ruang seluas-luasnya bagi partisipasi publik,” pinta Sinia kepada media ini via WhatsApp, Selasa (26/7).

GMKI kata dia, sebagai social kontrol masyarakat berkepentingan mengawal proses seleksi di Bawaslu Maluku. Karena lima (5) calon anggota yang terpilih nantinya, memiliki tugas berat, mengawasi jalannya Pemilu serentak di 2024.

“Kita ingin Timsel menghasilkan calon-calon anggota Bawaslu Maluku yang kompeten, berintegritas dan profesional,” jelasnya.

Timsel juga kata Sinia, harus benar-benar memastikan bahwa setiap peserta yang lolos adalah figur yang memiliki kompetensi, kapabilitas, dan kredibilitas yang tinggi.

“Calon yang lolos seleksi itu harus memiliki pengetahuan yang baik yang berkaitan dengan Kepemiluan.” ingatnya.

Hal penting lainnya dan harus dimiliki anggota Bawaslu Maluku adalah integritas dan independensi, yakni mereka yang tidak ada hubungan dengan partai politik, karena mereka nanti akan bertugas melaksanakan pengawasan Pemilihan Presiden (Pilpres), Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

“Selain Bawaslu, kami juga berkomitmen mengawal proses seleksi anggota KPU Maluku nanti agar juga berjalan transparan dan dapat memberi ruang seluas-luasnya bagi partisipasi publik. Karena KPU juga akan jalankan tugas maha berat, menjalankan tahapan dan proses Pemilu serentak di tahun 2024,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed