by

Korban Terus Bertambah, 1407 Orang Meninggal, 150 Tertimbun

-Maluku-1,454 views

AMBON,MRNews.com,- Tercatat oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, hingga Rabu (3/10/18) pukul 13.00 WIB, jumlah korban jiwa akibat gempa 7.4 skala richter dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/18) sudah mencapai 1407 orang meninggal dunia, dan 152 orang korban tertimbun. Mereka yang meninggal terdiri dari wilayah Kota Palu 1177, sebagian Donggala 153, sebagian Sigi 65 dan Parigi Moutong 12.

“Korban meninggal, disebabkan karena tertimpa reruntuhan bangunan akibat gempa dan tsunami. Adapun 519 jenazah sudah dimakamkan secara layak setelah dilakukan identifikasi melalui DVI, face recognition dan sidik jari,” tandas Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB RI, Sutopo Purwo Nugroho dalam rilisnya yang diterima media ini, Rabu (3/10/18) sore.

Sementara korban hilang kata Sutopo, mencapai 113 orang, tersebar di Pantoloan Induk 29 orang, Donggala 31, Palu 4, Ps Wani 7, Jl Kijang 11, Jl Roja Moici 4, Jl Muh Hatta 25, Patung Kuda 1, Kp Nelayan 1. Sedangkan pengungsi tercatat 70.821 jiwa yang tersebar di 141 titik (jumlah setiap titik pengungsian antara 13-10.068 orang), korban tertimbun 152 orang, rumah rusak 65.733 unit (belum diklasifikasikan RB/RS/RR). Untuk korban yang tertimbun di Petobo, Kabupaten Sigi dan Balaroa, Kota Tual belum dapat diperkirakan jumlahnya.

Prioritas penanganan darurat diakui Sutopo adalah melanjutkan evakuasi, pencarian dan penyelamatan korban, penanganan medis dan jenazah, percepatan pemulihan jaringan listrik, percepatan pasokan BBM, distribusi logistik dan permakanan pengungsi, percepatan jaringan komunikasi, koordinasi penerimaan bantuan asing.

“Untuk warga negara asing (WNA) yang terkena dampak gempa dan tsunami 120 orang. Dimana 119 orang sudah teridentifikasi dam 1 orang belum diketahui yakni WN Korea,” jelasnya.

Sementara untuk kebutuhan mendesak, tambah Sutopo, diperlukan BBM, solar dan premium, air minum, air bersih dan tangki air, rumah sakit lapangan (obat-obatan, kantong mayat, kain kafan, ambulans darurat, tandu, alat bantu disabilitas dan tenaga medis), tenda pengungsi, terpal, selimut, veltbed, alat penerangan, genset, perlengkapan sekolah, pakaian (balita, anak sekolah, dewasa dan sarung), makanan, alat makan, alat mandi, perlengkapan sholat, family kit dan sanitasi. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed