AMBON,MRNews.com,- Walikota Ambon, Richard Louhenapessy memberikan apresiasi kepada keluarga besar laki-laki GPM yang telah dan selalu konsisten mendukung penuh berbagai kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon selama ini. Dukungan tersebut selain dalam bentuk fisik dan partisipasi, tetapi juga melalui moril dan doa dalam setiap peribadahan wadah laki-laki.
Hal tersebut diungkapkan Walikota melalui Kepala Inspektorat Kota Ambon, Piet Ohman dalam sambutannya pada ibadah syukur HUT ke-32 laki-laki GPM yang dilakukan oleh Klasis Kota Ambon di Gedung Gereja Getsemani, Senin (24/9/18) malam.
“Saya patut mengapresiasi keluarga besar laki-laki GPM yang telah memberikan dukungan penuh kepada berbagai kebijakan Pemkot Ambon selama ini. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, kami butuh dukungan dan topangan seluruh masyarakat Kota Ambon, terutama laki-laki GPM di Klasis Kota Ambon,” tandas Walikota.
Sejalan dengan itu, kata Walikota, kenyataan sejak dahulu, laki-laki mempunyai peranan besar dan menentukan. Laki-laki tidak saja berperan sebagai pencari nafkah, tetapi juga menjadi pemimpin di kehidupan pranata sosial (masyarakat), gereja, dan keluarga. Namun seiring perkembangan zaman, peran laki-laki mengalami pergeseran. Dimana saat ini, sudah banyak perempuan menjadi tulang punggung ekonomi keluarga serta menjadi pemimpin di berbagai bidang.
Pergeseran peranan ini menurutnya, semakin terasa di era globalisasi sekarang ini. Pasalnya, dengan kemajuan teknologi, aktivitas manusia tidak lagi ditentukan otot melainkan otak. Walaupun begitu, tidak serta merta membuat laki-laki kehilangan fungsi sebenarnya sebagai laki-laki yang diciptakan Tuhan. Disadari, laki-laki adalah para imam yang tidak hanya sibuk dengan ritual, melainkan juga peka terhadap masalah-masalah sosial.
“Peran keimaman tetap penting dan perlu, namun, laki-laki juga secara serius perlu terlibat dalam peran sosial, sehingga tetap menjadi bagian integral masyarakat; bergumul bersama dalam harapan dan ratapan seluruh masyarakat. Dalam konteks inilah, maka di usia ke–32, sebagai laki-laki GPM, kita perlu merenungkan, apakah pertumbuhan laki-laki secara kuantitas juga telah diimbangi kualitas? Ini menjadi penting untuk direfleksikan kita bersama,” harap Walikota.
Untuk diketahui, ibadah syukur HUT ke-32 laki-laki GPM tersebut turut dihadiri MPH Sinode GPM, Penatua Roy Reyper, Wakil Ketua DPRD Maluku, Elviana Pattiasina, Ketua panitia sidang Sinode GPM, Prof Tonny Pariela, ketua dan sekretaris Klasis Kota Ambon beserta perangkatnya maupun pimpinan jemaat, majelis dan kemitraan laki-laki dan perempuan se-Klasis Kota Ambon. (MR-02)











Comment