by

Konpres Penyelundupan  Kayu Gaharu dan Tanduk Rusa oleh PT.Angkasapura

Ambon, MRNews.com – Pada Rabu (21/02) di Bandara Internasional Pattimura Ambon telah diamankan barang ilegal berupa Kayu Gaharu seberat 80 kilo dan Tanduk Rusa ada seberat 15 kilo untuk total keseluruhan Kayu Gaharu dan Tanduk Rusa ada 95 kilo oleh Anggota Intel Lanud Pattimura.

Yang di duga akan di selundupkan ke Jakarta dan kemudian akan di expor ke luar negri untuk kemudian akan diolah kata Komandan Lanud Pattimura Antariksa Anondo karena di Indoneaia sendiri belum ada tempat pengolahan,

Lanjudnya adapun kronologis penemuan paket barang ilegal yang berhasil di amankan oleh personal intel, kurang lebih pada jam 06.30 WIT barang ilegal sampai ke Bandara Pattimura menggunakan taxi.

Jam 06.35 s/d 06.45 WITBarang ilegal tersebut kemudian di angkut oleh porter bandara melalui pintu XRay I.

Jam 06.45 s/d 07.00 WIT Barang ditempatkan di depan kantor Trygana Air karena curiga,Anggota BKO Lanud melaporkan hal ini ke Staf Intel Lanud Pattimura.

Kemudian pada jam 07.00 WIT Barang disisipkan dan di Cek In melalui penumpang LION Air Jt.885 dan Batik Air ID.6167 dengan tujuan Cengkareng.

Jam 08.00 WIT Anggota Intel Lanud Pattimura merasakan ada kejanggalan dengan barang tersebut, dan kemudian barang tersebut sudah berpindah tempat pada bagian Storing Bagasi.

Jam 08.15 WIT Karena curiga personal intel pun menurunkan barang tersebut dan dilakukan pemeriksaan ulang teryata barang tersebut adalah Kayu Gaharu.

Jam 09.00 s/d 13.00 WIT Barang ilegal yang akan diselundupkan pun di amankan ditempat yang aman dan tidak di ikutkan dalam penerbangan

Sampai pada jam 15.45 WIT atas perinta dari Komandan Lanud Pattimura Antariksa Anondo SE.MTr(Han) untuk melasanakan penangkapan terhadap Oknum TNI,

Penangkapan pun dilakukan pada Cafe Harvest Bandara Internasional Pattimura pada jam 16.00 WIT.

Dan memang penyelundupan barang ilegal berupa Kayu Gaharu dan Tanduk Rusa ini sudah di lakukan untuk yang kedua kalinya, yang pertama pengiriman dilakukan pada tanggal 21 ferbuari dan berhasil lolos,total barang yang berhasil dikirim pada tanggal 21 ada seberat 6 kilo dan

Pengiriman yang kedua kalinya berhasil di gagalkan.

Penyelidikan pun masih terus dilakukan dan proses identifikasi pun masih di lakukan terhadap oknum TNI yang diduga sebagai pengirim paket ilegal,sedangkan untuk supir taksi KR belum ditahan dan masih dalam pengembangan karena diduga ini merupakan jaringan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed