by

Kodam Pattimura Dirikan Posko Terpadu di Wilayah Terdampak Gempa

AMBON,MRNews.com,- Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) dan Maluku Barat Daya (MBD) merupakan dua daerah paling parah terdampak gempa bumi 7,5 SR yang terjadi, Selasa (10/1) dini hari.

Selain juga ikut dirasakan getarannya ke
Kota Ambon, Pulau Seram, Nusa Tenggara Timur hingga Papua.

Akibat adanya gempa tersebut, puluhan rumah warga di KKT dan MBD rusak ringan, sedang hingga berat, Termasuk fasilitas umum dan pendidikan.

Sementara 1 orang warga meninggal saat menyelam di laut ketika terjadi gempa serta beberapa masyarakat alami luka ringan terkena reruntuhan bangunan.

Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Ruruh Setyawibawa pun telah memerintahkan jajarannya untuk segera mendirikan posko terpadu di wilayah terdampak gempa.

Selain mengambil langkah-langkah penanggulangan bencana lainnya dengan koordinasi intensif bersama stakeholder pemerintah.

“Para Danramil agar mengkoordinasikan, mengendalikan, memantau pengerahan sumberdaya dalam rangka penanganan tanggap darurat bencana secara cepat, tepat, efektif dan efisien,” pinta Pangdam, Rabu (11/1).

Posko Terpadu Penanggulangan Bencana didirikan di Kodim 1507/ Saumlaki Kepulauan Tanimbar bersama Pemkab, Polres dan unsur terkait.

Juga pada tingkat Koramil/Kecamatan didirikan posko mengingat penduduk terdampak gempa di banyak kecamatan yakni di Kecamatan Tanimbar Selatan, Kecamatan Kormomolin dan Kecamatan Wuarlabobar.

“Di posko tersebut selain untuk posko pengungsi, tapi juga dapur umum dan pelayanan kesehatan,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed