by

Kisruh Internal Tak Ganggu Hanura Capai Target Pileg

-Politik-1,474 views

AMBON,MRNews.com,- Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Maluku,  Yasin Payapo memastikan, kisruh internal yang mendera partainya beberapa waktu terakhir ini tak mengganggu konsentrasi  dan kerja menuju target besar di Pileg 2019 mendatang. Yakni 7 kursi DPRD Provinsi Maluku dan 1 kursi DPR-RI. Pasalnya, selain konsolidasi organisasi dari waktu ke waktu semakin solid dan menyatu, tetapi juga karna masyarakat Maluku yang sudah semakin cerdas, dalam melihat mana baik dan tidak.

“Semua persoalan internal, tidak mengganggu konsolidasi Pileg dengan sejumlah target itu. Karena masyarakat Maluku sudah cerdas. Adanya kesadaran, kepekaan untuk mendukung sebuah proses, bukan main. Sudah bagus. Jadi sama sekali tidak mempengaruhi, dengan target besar kita di Pileg, 7 kursi DPRD Provinsi dan 1 kursi ke DPR-RI,” jelas Payapo kepada media di Ambon, Kamis, (19/7/2018).

Hal itu menurut Payapo, karena melihat kekuatan dan kondisi fakta riil di lapangan, target 7 kursi dari setiap daerah pemilihan (Dapil), bukan tidak mungkin bisa tercapai. Walau ada dapil tertentu yang diperkirakan, analisis dan evaluasi, bisa 2 kursi. Tapi disama ratakan saja setiap dapil ada. Sedangkan keyakinan 1 kursi DPR RI, karena ada nama Gerry Hukubun, kader muda partai selaku juga Ketua DPC Hanura Malra dan anggota DPRD Malra yang energik, smart, diharapkan mewakili Maluku lewat Hanura.

Disinggung posisi Ayu Hasanussi masih sebagai kader di Hanura dan masuk dalam Bacaleg, Bupati Kabupaten SBB itu mengaku tidak ingin lagi bicara soal itu, karena sudah lewat. Dimana regulasi sudah jelas, sehingga bisa dipahami benar semuanya telah berlalu. Artinya, Hanura tidak lagi ada kubu-kubuan, hanya satu yang  diakui negara yakni Oesman Sapta Odang (OSO) dan Herry Lontung Siregar di pusat dan Maluku dibawah pimpinan Yasin Payapo-Bill Latuheru.

“Tidak ada lagi faksi di Hanura, semua sudah jelas dan berlalu. Tidak benar itu. Maka kita sekarang harapkan dan minta, Hanura ini perahu besar kita. Sehingga teman-teman yang masih berada di luar Hanura, jika mungkin salah paham atau apa, mari naik ke perahu ini dan berlayar bersama. Soal ibu Ayu, kita tidak tahu apakah masih kader Hanura atau tidak. Tetapi paling terpenting saat pendaftaran Bacaleg ke KPU Provinsi Selasa (17/7), ibu Ayu tidak ada nama dan diganti caleg yang mumpuni,” tukasnya.

Sementara terkait ada kadernya yang juga anggota DPRD Maluku, Abdul Rasyid Kotalima yang pindah dan caleg dari partai Demokrat, menurut Payapo, hal itu tidak perlu ditanggapi. Karena dirinya sudah menghimbau semua kembali ke Hanura. Tetapi jika kemudian tidak ditanggapi, tidak ada yang bisa dilakukan karena itu hak asasi  atau hak politik mereka. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed