by

Ketum PSI Silaturahmi ke Pimpinan Agama Maluku

-Politik-1,513 views

AMBON,MRNews.com,- Ketua umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie berkunjung ke Provinsi Maluku, Selasa (19/3/19). Agenda utama selain konsolidasi internal dan penguatan struktural, tetapi juga bersilaturahmi ke sejumlah pimpinan agama. Dimulai dengan mengunjungi MPH Sinode GPM dan diterima sekretaris umum, Pendeta Elifas Maspaitella.

Pantauan media ini, usai bersilaturahmi ke Sinode, Grace dan rombongan sowan ke keuskupan Amboina untuk bertemu dengan Uskup Diosis Amboina, Mgr P.C Mandagi. Pertemuan diantara keduanya berlangsung kurang lebih 30 menit.

“Kami bersyukur dapat kesempatan diterima dengan baik oleh Uskup, mendapat wejangan dan bisa berbagi apa yang menjadi cita-cita kami, cita-cita perjuangan PSI. Dimana harapan Uskup, agar perjuangan PSI selalu ditarik kearah NKRI dan UUD 1945, tidak boleh melenceng. Demikian pula sebelumnya juga ke Sinode dan hal sama kami pun sampaikan,” ujar Grace disela-sela silaturahmi kepada awak media di Keuskupan Amboina, Selasa (19/3/19).

Memang kata mantan jurnalis itu, silaturahmi ke tokoh agama bagian dari rangkaian dirinya berkeliling, juga nanti disambung dengan pertemuan bersama caleg-caleg dan juga pengurus. “Jadi kami sempatkan silaturahmi dengan tokoh-tokoh masyarakat, agama, jadi semua kita rangkul. Karena kami melihat sebagai partai baru, ada politisi yang hanya karena ingin berkuasa, lalu mempolitisasi agama dan mengorbankan persatuan dan kesatuan Indonesia. Ini yang tadi kami sampaikan dan diberikan wejangan Uskup dan Sinode,” bebernya.

Selain ke Sinode dan Uskup, diketahui Grace dan rombongan juga akan bertemu dengan MUI Maluku dan menghadiri Fellowship Discussion bersama para pendeta perwakilan GPM, PGI wilayah Maluku dan Kota Ambon serta keuskupan di Amaris Hotel. Serta melakukan konsolidasi internal caleg se-Maluku.

Ketua DPW PSI Maluku, Ansari menambahkan, agenda ketua umum PSI ke Maluku tidak berkaitan dengan kampanye politik, tetapi lebih banyak bersilaturahmi dengan berbagai pihak, dengan maksud menyampaikan idealisme dan perjuangan PSI, yaitu semangat melawan intoleransi dan anti korupsi. Karena membangun kekuatan politik yang anti korupsi dan anti intoleransi tidak bisa berjalan sendiri, tapi butuh dukungan semua pihak termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda dan stakeholder lainnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed