NAMLEA,MRNews.com– Ketua DPRD, Kabupaten Buru, Iksan Ibrahim Tinggapy, SH yang didampingi anggota DPRD Doktor Junaidi Rupelu selama Lima hari Menggelar Reses dengan komponan masyarakat di Tiga Kecamatan, guna menyerap aspirasi rakyat yang nantinya akan diperjuangkan di lembaga wakil rakyat di Bumi Bupolo.
Tiga Kecamatan yang didatangi Tinggapy untuk melaksanakan kewajiban reses yaitu, Kecamatan Waplau, Fenalisela dan Kecamatan Airbuaya mendapat perhatian serius dan menyambut baik kehadiran Ketua DPRD guna mendengar kebutuhan dan tuntutan yang selama ini dibutuhkan masyarakat di Tiga kecamatan tersebut.
Dari hasil penyerapan aspirasi rakyat di Tiga kecamatan yang sudah dirampungkan itu, dengan serius Tinggap berjanji untuk dapat memperjuangkan tuntutan dan kebutuhan rakyat di lembaga wakil rakyat, hal ini merupakan kewajiban seorang anggota DPRD yang mau tidak mau harus mampu memperjuangkan aspirasi rakyat di gedung wakil rakyat.
Tinggapy, SH saat bertatap muka dengan masyarakat di Daerah Pemilihan(Dapil) Tiga meliputi Tiga Kecamatan tersebut mengatakan, sebagai anggota DPRD harus mampu memperjuangkan aspirasi rakyat di lembaga wakil rakyat saat pembahasan nanti di akhir tahun 2018 pada bulan November mendatang.
“Agenda penyerapan aspirasi rakyat/ Reses di Lembaga DPRD itu Kata Tinggapy, setiap tahun dilaksanakan selama Empat kali untuk menyerap keluhan dan tututan rakyat lewat ress ini,yang nantinya akan dibahas di Persidangan. Alhamdulliah, kehadiran Beta untuk melaksanakan reses kali ini untuk kesekalian kalinyaya dalamsSatu tahun, namun dengan kegiatan semacam ini telah membuahkan hasil yang kini telah dinikmati komponen masyarakat banyak di Bumi Bupolo, hal ini dibuktikan adanya pembangunan akses jalan baru dari Desa Lamahang menuju Dataran Rana” ujarnya..
Lanjutnya, sejumlah fasilitas infrastruktur pembangunan pendidikan dan kesehatan yang sudah dibangun dan sudah difungsikan termasuk pembangunan penahan gelombang/ talud maupun bantuan untuk para nelayan dan pertanian,olehnya itu kesemuanya ini diperjuangkan demi kemaslahatan masyarakat di Nusa Bupolo.
Selain itu kata Tinggapy, Gedung Tribun Waplau akan diperjuangkan untuk di rehabilitasi, karena Gedung tersebut sudah tidak layak lagi, apalagi gedung tersebut ada di pusat ibukota kecamatan Waplau.
Melalui tahapan pembukaan akses jalan baru dari Desa Lamahang menuju Dataran Rana Kata Tinggapy, ini dilakukan untuk kelancaran transportasi, sehingga hasil Pertanian dan Perkebunan petani selama ini dapat dipasarkan dikota Kabupaten maupun dikota kecamatan.
Diakui, Kabupaten Buru sedang diperhadapkan dengan adanya pembangunan raksasa yaitu: pembangunan Bendungan Waegeren. Bila sudah rampung mampu menyerap air ke lahan garapan petani.
“ Kedepan petani persawahan akan membuka lahan baru sesuai rencana program Pemrintah Daerah kita untuk menambah perluasan garapan sawah, karena banyak lahan tidur masih cukup banyak, semuanya ini terkendala dengan suplay air yang mengairi persawahan. Bahkan bila Bendungan Waegeren ini sudah rampung bisa menghasilkan pembangikit listrik cukup besar yang mampu melayani penerangan di kabupaten ini”ucap Ketua DPRD.
Kami dari 25 anggota DPRD Buru sudah menyelesaikan beberapa buah Rancangan Peraturan Daerah(Ranperda) demi kebutuhan dan kemaslahatan masyarakat daerah ini.
Saat ini DPRD melalui Pansus sedang berjuang dan mengusulkan lewat Pemperintah Pusat(Pempus)untuk dapat dimekarkan Satu Kabupaten yaitu Kabupaten Buru Kaiely, namun sementara ini kita sedang diperhadapkan dengan Tapl Batas, semoga dalam perjalanan ini dapat didukung dan di doakan masyarakat daerah ini.
“ Sebelum menutupi agenda reses, Kami dari DPR Buru bersama Pemda telah sepakat untuk memperjuangkan Universitas IQra Buru dijadikan Universitas Negeri dan kampus ini Kami telah anggarkan anggaran untuk penambahan pembangunan yang Uniqbu lebih luas lagi, sehingga aktivitas pembelajaran dapat berjalan dengan baik sesuai yang diharapakan bersama” ucap Tinggapy(MRK-06).










Comment