AMBON,MRNews.com,- Kepala Badan Pengelolah Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Ambon, Roy deFretes memimpin panitia pelaksana hari ulang tahun (HUT) Kota Ambon ke 444, 7 September 2019. Terpilihnya de Fretes bersama puluhan pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) pemerintah kota (Pemkot) Ambon diketahui berdasarkn surat keputusan (SK) Walikota Ambon nomor 605 Tahun 2019 tertanggal 19 Juli 2019 tentang pembentukan panitia pelaksana.
Pelantikan panitia HUT Kota Ambon ke 444 pun dilakukan oleh Walikota Richard Louhenapessy di halaman apel Balaikota Ambon, Senin (22/7/2019). Pasalnya waktu maksimal kerja hanya tersisa sebulan guna menyiapkan konsep HUT yang fantastis. Walikota pun mengungkapkan alasan dibalik terpilihnya De Fretes selaku ketua panitia HUT.
“Kepala BPPRD Kota Ambon dipilih karena dilihat selama ini, pelayanan pengelolaan pajak dan retribusi sangat baik di Kota Ambon. Kota boleh tua, namun pengelolaan pajak dan retribusi kota tetap mudah, nah kita terus menyesuaikan itu, dalam rangka HUT ke-444,” ujar Louhenapessy dalam pengarahannya kepada panitia.
Terkait konsep acara HUT kota bertajuk city of music diakui politisi Golkar itu, pihaknya sudah mengarahkan betul-betul perayaan HUT akan tampil secara spesifik, dengan harapan supaya menjadi embrio dari kegiatan-kegiatan kota pada tahun-tahun akan datang lebih baik lagi, terutama menyambut Ambon ke-444 tahun ini. Pasalnya, sejumlah tamu terhormat bahkan para duta besar (Dubes) dan Menteri Pariwisata sudah mendaftarkan diri hadiri puncak HUT Kota 7 September nanti.
“Kita akan menjamu beberapa tamu yang sudah mendaftarkan diri untuk menghadiri puncak HUT Kota yakni, Dubes Amerika, Dubes Indonesia untuk Selandia Baru, Dubes Indonesia untuk Philipina, Menteri Pariwisata dan sejumlah tamu kehormatan lainnya. Karenanya kehadiran para tamu ini kita akan coba untuk manfaatkan semaksimal bagi kepentingan kota ini,” tukasnya.
Karena HUT ke 444, maka kata dia, direncanakan perayaan nanti dilaksanakan pada pukul 16.00 WIT atau jam 4 sore, dengan demikian semua ada nuansa angka 4. “Nanti kita tetap melihat kondisi, karena pada jam 4 sore itu kan akan ada sholat Ashar dan sholat Magrib nanti, jadi nanti kita akan pertimbangkan, dan juga kondisi cuaca apakah itu hujan atau panas,” kuncinya. (MR-02)











Comment