by

Kemungkinan IPO Perusahaan BUMN Jadi Saham Blue Chip Saat Melantai di BEI

-Opini-1,306 views

oleh: Ahmad Dzul Ilmi Muis

AMBON,MRNews.com,- Kemungkinan dari langkah Initial Public Offering (IPO) yang dilakukan suatu perusahaan milik BUMN untuk menjadi sebuah saham yang dikategorikan sebagai Blue Chip saat mereka secara resmi sudah melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) memang akan menjadi sangat lebar dan besar.

Karena banyaknya kemudahan dan keuntungan serta peningkatan kinerja yang dilakukan tatkala setelah badan usaha tersebut melakukan Go Public, termasuk mereka juga akan lebih mudah melancarkan berbagai macam strategi mereka untuk ekspansi dan sebagainya.

Pengamat pasar modal, Reza Priyambada menyatakan bahwa memang banyak diantara perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengalami sukses besar setelah mereka secara resmi telah menggelar penawaran secara umum dan perdana ke publik, yakni melakukan langkah IPO saham mereka.

Tidak bisa dipungkiri memang kisah akan perbaikan kinerja suatu perusahaan setelah mereka melakukan IPO bisa terlihat dan nampak secara sangat nyata terjadi di sejumlah perusahaan BUMN, yang mana mereka telah resmi masuk ke dalam bursa saham dan melantai di BEI.

Beberapa diantara badan usaha dari BUMN yang mengalami sukses besar setelah mereka melakukan langkah IPO tersebut adalah seperti pada perusahaan perbankan.

Data menunjukkan, nilai dari perusahaan yang telah melangkahkan kaki dan melantai di bursa efek ternyata langsung mengalami peningkatan dan meroket cukup jauh, apabila jika dibandingkan dengan mereka yang belum melaksanakan IPO.

Lebih lanjut, analis senior Common Sense Advisory (CSA) Research Institute tersebut memberikan contoh konkret dari bagaimana kinerja yang dicatatkan salah satu perusahaan di sektor perbankan milik BUMN, yakni PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI/BBRI) yang dulunya memang identik dan dikenal sebagai bank masyarakat perdesaan.

Setelah perusahaan tersebut melangkahkan kakinya dan resmi melantai di BEI, maka kini BRI sendiri justru menjadi salah satu nak terbesar di Tanah Air, dengan total aset yang mereka miliki hingga sebesar 1.631,18 triliun Rupiah per 31 Mei 2023 lalu.

Tentunya upaya dari suatu perusahaan BUMN ataupun anak usaha dari BUMN sendiri untuk terus mendorong adanya working capital melalui langkah IPO menjadi hal yang sangatlah positif dan juga layak untuk mendapatkan banyak sekali apresiasi tinggi.

Karena, dengan kata lain, ketika suatu badan usaha berani untuk melakukan IPO ke BEI, maka juga merupakan sebuah sinyal awal dalam menilai kalau memang kondisi keuangan perusahaan dalam kondisi sangat sehat dan juga memiliki manajemen baik, khususnya dalam pengelolaan keuangan yang cukup bijaksana (prudent).

Perusahaan BUMN bisa mencatatkan sebuah kesuksesan besar setelah mereka melakukan langkah IPO tersebut dikarenakan tentunya mereka mendapatkan adanya pendanaan yang murah dan mudah dari masyarakat atau publik yang luas.

Tentu, dengan adanya suntikan pendanaan baru tersebut, perusahaan menjadi lebih memiliki peluang untuk bisa mengembangkan potensi bisnis yang mereka miliki ke depannya.

Ketika mereka memiliki adanya pendanaan lebih memadai dari sebelumnya karena dibantu keterlibatan aktif para pemegang saham dan pananam modal, yang mana juga berasal dari masyarakat secara luas, maka segala rencana termasuk juga strategi ekspansi bisnis yang hendak perusahaan itu lakukan sesuai bagaimana peta jalan (roadmap) rancangan mereka dapat segera dieksekusi agar tidak kehilangan momentum.

Tatkala suatu perusahaan bisa dengan lancar melaksanakan seluruh program sesuai target mereka dengan tidak adanya halangan berarti karena mendapat pendanaan yang mudah dan besar dari langkah IPO tersebut, bahkan tidak menutup kemungkinan pula mereka akan bisa menjadi suatu saham Blue Chip di dalam deretan BEI.

Sebagaimana telah disebutkan, hanya dengan langkah IPO yang dilakukan suatu badan usaha saja sebenarnya juga cukup untuk menunjukkan bahwa perusahaan tersebut memiliki kondisi keuangan yang prima dan juga kepemilikan pendapatan stabil.

Dengan adanya langkah IPO yang dilakukan itu, kemungkinan perusahaan untuk menjadi saham Blue Chip akan menjadi jauh lebih tinggi dan mudah, karena tentu mereka akan secara otomatis memiliki kapitalisasi pasar yang besar, memiliki reputasi tinggi karena terus meningkat.

Peningkatan akan manajemen di suatu perusahaan juga akan menjadi jauh lebih profesional dan baik karena mereka akan terus secara berkala memberlakukan update atau pembaruan akan kondisi keuangan serta apapun langkah perusahaan yang dilakukan sehingga publik pun bisa mengetahui atau memantaunya.

Selain itu, kondisi fundamental yang dimiliki perusahaan tersebut juga secara otomatis akan meningkat dan menjadi jauh lebih baik pula serta menjadi jauh lebih solid. Mereka mampu mencatatkan laba yang konsisten dan memiliki rekam jejak pertumbuhan yang bagus.

Maka, ketika suatu perusahaan atau badan usaha, terlebih mereka merupakan milik BUMN telah memutuskan untuk melantai secara resmi ke BEI, kemungkinan mereka untuk menjadi sebuah saham yang Blue Chip juga akan menjadi jauh lebih tinggi pula.

Karena kemudahan pendanaan yang mereka dapatkan, serta banyaknya peningkatan kinerja dari berbagai sektor yang juga mereka lakukan secara otomatis ketika sudah melakukan IPO. (***)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed