AMBON,MRNews.com,- Kehadiran pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon di hari pertama kerja pasca libur Lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah, Rabu (26/4) mencapai angka 96 hingga 97 persen.
Hal itu diakui Penjabat Walikota Ambon Bodewin usai apel bersama pasca libur Lebaran di halaman parkir Balaikota Ambon, Rabu (26/4).
“Hari pertama setelah kita libur lebaran Idul Fitri, pegawai hadir cukup banyak. Saya perkirakan, datanya sementara dikumpul BKD tapi kehadirannya kita ada di angka 96 atau 97 persen,” jelasnya.
Tingginya angka itu menurut Wattimena, karena rata-rata ASN sudah diberitahukan sejak awal bahwa masuk libur panjang Lebaran akan dilakukan apel bersama. Sehingga patut disyukuri atas kondisi kepatuhan ASN Pemkot Ambon hari ini.
“Itu menunjukkan ketaatan, kedisiplinan pegawai ASN di lingkup Pemkot cukup baik. Hal-hal positif dan baik ini harus terus dipertahankan kedepan, karena kita pelayan masyarakat,” sebutnya.
Disinggung terkait catatan yang diberikan baik itu tentang kenaikan TPP ASN maupun proyek-proyek fisik yang belum jalan di triwulan I 2023, Wattimena akui, tugasnya selaku kepala daerah untuk mengingatkan seluruh ASN terhadap semua kegiatan yang ada di Pemkot.
“Kita dihadapkan dengan banyak tantangan hari ini. Kalau tidak segera kita lakukan kerja-kerja cepat, maka dia bisa hambat capaian-capaian yang kita harapkan. Soal proyek, saya harap sekarang sudah mulai jalan. Kebiasaan kita untuk kerja nanti di akhir-akhir tahun lalu, dampaknya pekerjaan tidak selesai, beban anggaran besar di triwulan empat itu yang mesti kita dihindari,” jelasnya.
“Ini pengalaman yang terus kita alami tiap tahun, mestinya diawal tahun lagi kita sudah tender, pemenangnya kerja dengan batas waktu bisa sampai Juni, Juli atau ada Mei. Sehingga pembebanan anggaran dia terbagi. Nanti kalau menumpuk di akhir, beban kita semakin berat dan sulit bagi kita untuk memenuhi semuanya,” urainya.
Hal kedua, tentu dia akan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di kota Ambon.
“Kalau kita bisa lepaskan sebagian terus tiap bulan, maka perputaran uang akan semakin banyak, dampaknya perekonomian akan semakin baik, pengangguran berkurang, kemiskinan berkurang. Dampak ini yang akan kita dapat, kalau kita laksanakan proyek-proyek dengan cepat,” tegasnya.
Terpisah, Plt Kepala BKPSDM Kota Ambon, Elkyopas Silooy juga mengaku, kehadiran pegawai Pemkot Ambon hari pertama kerja pasca libur mencapai 96-97 persen. Ini menunjukkan kepatuhan pegawai terhadap aturan sangat baik.
“2-3 persen yang tidak hadir ini karena ada yang pa Penjabat Walikota berikan izin. Seperti pegawai asal Desa Ory Pulau Haruku diizinkan pulang mengikuti acara dan besok atau lusa baru masuk kerja. Ada juga tidak masuk karena izin sakit,” beber Silooy.
Kehadiran itu tambah Silooy, akan terus pihaknya pantau hingga Sabtu nanti sebab waktu libur sangat panjang. Dimana Sabtu itu akan ada upacara. Sehingga kehadiran pegawai yang cukup baik itu bisa terus dipertahankan. (MR-02)











Comment