AMBON,MRNews.com,- Monumen Pahlawan Revolusi, Aipda Anumerta Karel Sadsuitubun yang dibangun di kampung halamannya, Desa Rumadian, Kecamatan Manyeuw, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) akhirnya diresmikan Kapolda Maluku Irjen Polisi Lotharia Latif, Rabu (21/6).
Peresmian Pahlawan Revolusi yang dibangun atas inisiatif Kapolda ini mendapat antuasias dari pemerintah dan masyarakat setempat.
Kapolda mengaku terharu dan bangga. Ia juga memberi apresiasi tinggi kepada pihak-pihak yang telah memberikan andil dalam pembangunan monumen tersebut.
Diketahui, Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda) Anumerta Karel Sadsuitubun adalah Pahlawan Revolusi asal Malra. Atas jasa jasanya, pemerintah Indonesia memberi gelar kehormatan sebagai Pahlawan Nasional.
“Sebagai wujud penghargaan kepada beliau, Polda Maluku telah membangun monumen ini agar kita semua dapat terus menghargai jasa yang beliau berikan untuk bangsa dan negara,” kata Lotharia.
Dikatakan, menjadi suatu kebanggaan bagi Maluku khususnya masyarakat Malra, karena Aipda Anumerta Karel Sadsuitubun merupakan putra Kepulauan Kei yang berasal dari desa Rumadian.
“Pengorbanan yang beliau lakukan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat Malra dalam memperjuangkan negara dan bangsa yang kita cintai ini,” harapnya.
Dengan diresmikannya monumen ini, diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi Polda Maluku dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara.
“Tidak lupa pula saya tekankan agar hal ini jangan hanya menjadi seremonial belaka, namun harus benar–benar memberikan nilai manfaat bagi masyarakat khususnya
masyarakat Malra,” pintanya.
Kapolda berharap nilai-nilai perjuangan dan keberanian yang telah ditunjukkan Almarhum Karel Sadsuitubun, juga dapat menjadi cerminan bagi anggota Polri saat ini.
“Anggota Polri harus meniru loyalitas dan kesetiaan kepada kesatuan dan negara dan menjalankan tugas penuh tanggung jawab bahkan harus sampai mengorbankan jiwa dan raga,” pinta Jenderal Bintang Dua itu.
Dirinya berterima kasih dan memberi apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Malra khususnya Bupati dan semua stakeholder. Serta semua komponen masyarakat dalam mendukung terlaksananya peresmian monumen itu.
“Terima kasih dan apresiasi juga untuk Kapolres dan jajaran karena telah membangun kerjasama baik dengan semua pihak, baik pemerintah daerah, maupun semua elemen masyarakat yang ada di Malra sehingga proses peresmian ini terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Kepada personel, Kapolda menekankan agar selalu menjaga dan meningkatkan komunikasi baik dengan seluruh elemen masyarakat di Malra. Hal itu harus dilakukan demi terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.
“Semangat perjuangan Aipda Anumerta Karel Sadsuitubun tetap akan menjadi penyemangat bagi kita,” harap mantan Kapolda Nusa Tenggara Timur itu.
Senada, Bupati Malra, Thaher Hanubun, berterima kasih dan memberi apresiasi tinggi kepada Kapolda yang telah berinisiatif membangun Patung Karel Sadsuitubun, Pahlawan Revolusi di desa Rumadian.
“Semoga ini dapat menjadi penyemangat dan menjadi inspirasi bagi masyarakat di sini,” katanya.
Bupati berjanji, ke depan Pemkab Malra juga akan membantu membangun Museum Karel Sadsuitubun, sebagai wahana edukasi.
Selain Bupati, hadir di momen peresmian monumen Patung Karel Sadsuitubun, Pahlawan Revolusi itu Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, termasuk Raja-raja di Kepulauan Kei. (MR-02)










Comment