AMBON,MRNews.com,- Kabar baik didapat hari ini. Pasien 02, nenek berusia 74 tahun yang merupakan warga kota Ambon sudah sembuh dan pulang ke rumahnya. Usai kurang lebih tiga pekan dirawat/diisolasi di RST dr Latumeten dan RSUD dr Haulussy.
Kabar tersebut diungkapkan Walikota Ambon Richard Louhenapessya kepada awak media di Balaikota Ambon, Jumat (17/4).
“Pasien 02, nenek usia 74 tahun sudah positif sembuh dan puji Tuhan yang bersangkutan sudah pulang ke rumahnya. Dengan demikian sudah dua pasien sembuh di Kota Ambon yaitu pasien 01 sudah kembali ke Bekasi dan pasien 02,” jelasnya.
Praktis menurut Walikota, dari data awal 9 orang terkonfirmasi positif kini tersisa 7 saja. Dimana kondisi mereka pun berangsur membaik dalam perawatan disejumlah rumah sakit rujukan, baik RSUD Haulussy, RST maupun RSAL Halong. Harapannya tentu keadaan itu terus terjadi hingga mereka benar-benar sembuh.
Namun diakuinya, dari data terbaru, penambahan satu kasus terkonfirmasi positif. Dimana yang bersangkutan merupakan pelaku perjalanan yang setelah kembali dari tugas diluar daerah. Sementara untuk PDP tetap dalam pengawasan pemerintah terus baik kota maupun provinsi.
“Kita berharap segala upaya kita lakukan supaya ini bisa kita tekan terus. Saya tiap hari kontrol tim medis. Dimana mereka bekerja luar biasa, terutama untuk mengadakan kegiatan tracking terhadap pasien positif, keluarga dan cabang/turunan. Mengikuti benar alur perjalanan pasien guna menemukan dan menuntaskan tracking secara baik,” bebernya.
Sementara, Kadis Kesehatan Kota Ambon Wendy Pelupessy mengaku, pasien terkonfirmasi positif yang baru adalah pelaku perjalanan dari Jakarta, merupakan warga di kecamatan Nusaniwe Kota Ambon. Yang bersangkutan sementara dirawat di RST. Awalnya masuk di RS Alfatah.
“Yang bersangkutan awalnya masuk PDP. Kemudian dari provinsi melakukan swab beberapa hari lalu dan hasilnya positif. Saat PDP, kita sudah rapid test keluarganya sebanyak 7 orang dan hasilnya negatif. Tapi karena sudah positif, kita sudah menyurat untuk BTKLPP Ambon untuk semua ini melakukan pemeriksaan swab untuk keluarganya yang 7 orang,” ulas Wendy. (MR-02)








Comment