by

Jemput Peluang, OPD Pemkot Ambon Diminta Jangan Banyak Retorika

AMBON,MRNews.com,- Apabila program Smart Fisheries Village (SFV) yang digagas Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan menjadikan Desa Poka Kecamatan Teluk Ambon sebagai percontohan berhasil diterapkan, program tersebut akan ditularkan pula pada Desa/Negeri lain di Kota Ambon.

Hal tersebut ditegaskan Penjabat Walikota Ambon Bodewin Wattimena saat hadiri temu lapang Smart Fisheries Village (SFV) di Pantai Poka, Jumat (15/12).

“Saya sudah bilang buat desa-desa yang lain, saya selalu banggakan SFV ini diberbagai tempat. Saya bilang kalau dia sudah jadi dan berdampak bagi kota ini, kita tularkan ke desa-desa lain karena kita punya potensi minimal di dalam teluklah agar kita bisa tingkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Kepercayaan yang diberikan KKP melalui Balai Penyuluhan dan Perikanan Pusat dan Kota Ambon menurut Wattimena, dapat dilihat sebagai peluang untuk membangun kota ini semakin baik kedepan.

“Prinsipnya pemerintah kota akan mendukung sepenuhnya dan lewat kesempatan ini saya minta OPD-OPD terkait untuk segera eksekusi. Jangan kita terus beretorika, kita beropini supaya siapa tahu ada program lain dari KKP kita bisa dapat,” jelasnya.

Dirinya berterimakasih kepada Kepala Pusat Balai Penyuluhan dan Perikanan bersama jajaran sampai ke daerah yang telah menjadikan Poka sebagai salah satu dari 10 desa di seluruh Indonesia sebagai pilot project SFV.

“Semoga sinergitas ini akan berdampak luas bagi masyarakat di Kota Ambon,” harap Wattimena.

Sementara Kepala Pusat Pelatihan dan Penyuluhan Kelautan dan Perikanan, Dr. Lilz Aprilya Pregiwati mengaku, alasan memilih Desa Poka sebagai SFV karena perikanan merupakan komoditas yang dikembangkan tempat tersebut dan banyak pertimbangan strategis lainnya.

“Lokasi Desa Poka memiliki aksebilitas cukup baik dari sisi prasarana, komunikasi ekonomi atau keamanan dan juga dukungan pemerintah. Untuk itu, kami berharap program ini akan memiliki peran sangat penting guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” pintanya. (MR-02/MC)

 

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed