AMBON,MRNews.com,- Politisi PDI Perjuangan yang juga calon anggota legislatif (Caleg) DPR RI daerah pemilihan Provinsi Maluku nomor urut 3, Jeffry Daniel Waworuntu mengajak masyarakat Maluku yang telah terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) dan mempunyai hak pilih untuk pada waktunya ketika Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden-Wakil Presiden dan Legislatif 17 April 2019 dapat menggunakan hak pilihnya secara baik dan bertanggungjawab alias tidak boleh Golput.
“Sebagai warga negara yang baik apalagi telah terdaftar dalam DPT, mari bagi semua masyarakat Maluku di 11 Kabupaten/Kota gunakan hak politik pada Pemilu 17 April 2019 secara baik dan benar. Tidak boleh Golput apalagi sampai tidak datangi TPS,” ajak Waworuntu saat dihubungi Mimbarrakyatnews.com lewat WhatsApp, Selasa (15/1/19).
Ajakan tersebut kata JDW, sapaan akrab Waworuntu penting. Sebab di waktu itulah negara memberikan hak politik penuh kepada warganya sekali dalam lima tahun untuk menentukan siapa pemimpin bangsa kedepan dan orang-orang yang akan mewakili suaranya di parlemen baik pusat (DPR-DPD) maupun daerah (DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota).
Setelah kewajiban sebagai warga negara telah dijalankan. Meskipun harus diakui, Maluku adalah daerah kepulauan berbeda dengan wilayah di Barat dan Tengah Indonesia. Sehingga faktor geografis apalagi di saat musim penghujan seperti ini juga jadi alasan lain yang bisa mempengaruhi partisipasi pemilih. Tetapi dalam optimisme, hal itu tidak menjadi faktor penghambat tersalurnya keinginan politik masyarakat.
“Ini waktunya bagi rakyat Indonesia di Provinsi Maluku. Mari basudaraku, gunakan hak politik yang telah diberikan negara secara cerdas dan berkualitas. Sekali dalam lima tahun. Kita sudah jalankan kewajiban sebagai warga bangsa, saatnya hak kita pakai. Jangan sia-siakan. Karena lima tahun lagi baru bisa digunakan. Negara rusak bukan karena banyaknya orang jahat tapi diamnya orang baik,” harap suami dari diva Indonesia, Ruth Sahanaya itu.
Apalagi, tambah mantan bintang film Indonesia itu, partisipasi pemilih Maluku khususnya di Pileg 2014 sesuai data KPU Maluku capai 78 persen. Sehingga harapannya di tahun 2019 ini yang mana Pileg bersamaan dengan Pilpres partisipasi masyarakat bisa meningkat. “Masyarakat tidak boleh apatis tetapi harus optimis dengan mendatangi TPS, menggunakan hak pilih secara cerdas dan berkualitas apalagi pada orang yang tepat maka masyarakat telah menjadi agen perubahan (agent of change) lima tahun kedepan,” tutup Waworuntu. (MR-02)









Comment