AMBON,MRNews.com,- Anggota DPRD kota Ambon, Zeth Pormes menyatakan kesiapannya untuk memperjuangkan pembangunan pasar buah di desa Hative Besar, kecamatan Teluk Ambon.
Kesiapan ini berani diungkapkan Pormes saat jaring aspirasi masyarakat (Asmara) reses meresponi keinginan masyarakat setempat khususnya RT 023/RW 06 (Unit 3 Sektor Galilea) akan keinginan fasilitas memadai sebagai tempat menjual hasil panen.
“Aspirasi masyarakat soal itu saya pastikan memperjuangkannya, jangka waktu pendek ini. Untuk pemberdayaan petani dan nelayan. Dengan membangun pasar buah khususnya untuk memasarkan potensi ekonomi masyarakat di bidang pertanian dan juga kelautan jika ada, serta lahannya ada. Saya lihat ini sangat potensial dan sangat bagus,” tandasnya di sela-sela reses, Sabtu (03/02).
Dikatakan Pormes, pembangunan pasar buah di Hative Besar ini pastinya akan menjawab kebutuhan masyarakat kedepan. Apalagi nanti dengan adanya pembangunan berbagai fasilitas pemerintah seperti RSUD provinsi di Rumahtiga yang merupakan salah satu RS terbesar di Indonesia Timur, kantor Gubernur Maluku yang baru di desa Poka, dan fasilitas perumahan swasta skala besar di kawasan Teluk Ambon-Bagula, tentu berdampak meningkatnya konsumsi dan kebutuhan rumah tangga tiap harinya baik sayur, buah, ikan dan lainnya. Sehingga potensi itu harus dimaksimalkan secara baik.
“Kalau pemerintah mampu fasilitasi ini maka akan jadi brand marketing di kota Ambon, khusus Hative Besar sebagai pusat/sentra buah, melalui efektifitas promosi.
Sehingga siapapun yang datang di kota Ambon, sudah tahu dan kenal mau dapat buah segar bisa langsung ke Hative Besar. Bahkan dari Seram dan daerah lain bisa distribusi dan pasarkan khusus disini. Hative Besar ini potensial dan prospek sangat bagus kedepan, saya bisa pastikan,” terang sekretaris fraksi Golkar tersebut.
Pormes menambahkan, prospek kedepan terhadap visi itu tentu bagi kepentingan pemerintah dan masyarakat petani. Dimana juga bisa tersedia lapangan kerja baru bagi pemuda/masyarakat dalam aspek pertanian dan perdagangan.
Selain itu, dari pantauan MimbarRakyatNews.com, berdasarkan aspirasi masyarakat setempat melalui bapak Jop Uspesy, mereka membutuhkan pembangunan jalan setapak. Juga
Lin Uspesy, menginginkan nasibnya sebagai guru honorer TK selama 10 tahun diperhatikan Pemkot guna diakomodir pada data K2 guru TK. Demikian pula tunjangan fungsional dari pemerintah belum didapat penuh, serta gaji masih di bawah UMK karena dibayar oleh pihak yayasan. Ada pula
Fance Lelaparay, perwakilan AMGPM yang mengharapkan kegiatan Paskah dan Raker AMGPM bisa difasilitasi, maupun pembangunan sekretariat AMGPM.
“Untuk jalan setapak, 1-2 hari kedepan akan didistribusi langsung semen dan material lain, tinggal dikerjakan masyarakat. Kebutuhan AMGPM, hanya gedung sekretariat yang jadi catatan dan gumulan jangka panjang, untuk dikomunikasikan dengan pihak terkait baik DPRD Maluku, Pemprov maupun Pemkot karena tidak mudah dalam berbagai aspek. Soal aspirasi bidang pendidikan, nanti dikomunikasi dengan pihak dinas pendidikan dan dibicarakan pada komisi II untuk kita on the spot ke TK yang dimaksud,” terang Pormes.
Selain RT 023/RW 06, mantan sekretaris DPD KNPI kota Ambon ini juga sambangi RT 17, kawasan Batu kubur desa Hative Besar. Adapun kebutuhan warga yang disampaikan untuk diperjuangkan Pormes yakni pipanisasi air bersih, pembangunan jalan setapak menuju sekolah, serta renovasi posko dan pengadaan fasilitas.
Untuk diketahui, dalam reses pada kedua RT tersebut Pormes menyerahkan bantuanĀ tiga (3) lusin kursi dan terpal, serta alat-alat perbengkelan bagi pemuda. (MR-05)











Comment