AMBON,MRNews.com,- Seluruh personel Polri di Maluku diharapkan agar dapat menjadi anggota yang dirindukan, bukan sebaliknya dibenci masyarakat.
“Kepada seluruh jajaran agar jadilah Polisi yang dirindukan masyarakat dan jangan jadi polisi yang dibenci,” ingat Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif dalam rapat awal tahun 2023 di ruang rapat utama Mapolda Maluku, Tantui Ambon, Rabu (11/1/2023).
Tahun 2023, Irjen Latif meminta seluruh jajaran Polda hingga ke tingkat kewilayahan agar dapat menyamakan satu persepsi dalam pelaksanaan program-program kerja kedepan.
“Kiranya kita semua bisa samakan lagi langkah dan persepsi kita untuk rencana kerja serta program-program kerja yang akan kita lakukan nanti,” jelasnya.
Tentu dengan kehadiran para pejabat utama yang baru bisa meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik, tidak hanya untuk masyarakat tapi juga pelayanan terbaik untuk internal anggota Polri.
Dia berharap agar seluruh sumber daya atau semua kemampuan yang dimiliki dapat difokuskan bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Tidak hanya kepada masyarakat namun juga pelayanan terbaik untuk anggota kita 8000 orang yang tersebar mulai dari Polda hingga jajaran yang ada di perbatasan, sehingga mari kita manfaatkan waktu rapat ini dengan baik,” pintanya.
Kepada Kapolres jajaran, Latif berterima kasih atas dedikasi dan loyalitas yang sudah diberikan selama ini. Sehingga tugas-tugas kepolisian di Maluku dapat dilaksanakan dengan baik, yang tentunya juga sesuai petunjuk dan arahahan dari Mabes Polri.
“Kita berharap pencapaian yang diraih di tahun 2022 dapat dipertahankan dan bisa ditingkatkan lagi capaian-capaian di tahun 2023,” harapnya didampingi Wakapolda Brigjen Pol Stephen Napiun.
Kapolda terus mengingatkan seluruh jajaran Polri agar jangan sekali-kali menyakiti hati rakyat, dan menghambat perkembangan investasi dengan mempersulit perizinannya.
“Orang sudah datang bawa uang mau investasi disini ya kita bantu, permudah ijinnya agar dampaknya untuk memajukan ekonomi di wilayah kita dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat kita,” pintanya.
Disisi lain, saat ini lagi ramai judi online. Olehnya, Jenderal Polisi Bintang Dua itu meminta anggota agar dapat melakukan pencegahan.
“Perlu kita lakukan pencegahan, karena sampai main judi itu, maka sampai habis duitnya. Tolong mengenai masalah judi online seperti main ketangkasan, download aplikasi, jadi Dir Krimsus agar ditindak lanjuti permasalahan ini,” pintanya.
Dirinya pun kembali mengingatkan semua personil di jajaran Polda Maluku agar tidak terlibat dalam politik praktis.
“Hindari keterlibatan diri dengan semua politik praktis menjelang pesta politik, karena masyarakat akan menilai kinerja kita. Jadilah polisi yang profesional dalam melayani masyarakat,” harapnya.
Tak hanya itu, dia juga tekankan agar peredaran narkoba di Maluku terus diberantas. Setiap personil Polri, juga diingatkan jangan sekali-kali mendekatinya.
“Sebagaimana perintah Kapolri tidak ada lagi ruang untuk kita membantu anggota yang terlibat dalam persoalan Narkoba, karena hal itu sudah merupakan ketentuan,” tegasnya.
Khusus untuk para Kapolres, Irjen Latif menekankan agar terus menanamkan doktrin Tribrata dan Rastra Sewa Kotama kepada anggota.
“Kita ini anggota Polri adalah abdi utama Nusa dan bangsa. Tugas kita pelayan, bukan untuk dilayani apalagi menjadi penguasa ditengah-tengah masyarakat,” pungkas mantan Kapolda Nusa Tenggara Timur itu. (MR-02)











Comment