AMBON,MRNews.com,- Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) siap berkompetisi dalam menggerakan ekonomi menyongsong Maluku Yang Sejahtera. Demikian tema rapat kerja daerah (Rakerda) VIII IWAPI Provinsi Maluku di Hotel Marina, Ambon, Senin (3/9/18).
Ketua Panitia Rakerda, Jaqueline Margareth Sahetapy, mengatakan tema itu ingin menegaskan bahwa IWAPI akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan elemen strategis lainnya agar bisa menggerakkan dan memaksimalkan kinerja ekonomi lokal agar mencapai standar kompetisi tertentu dengan maksud mensinergikan pengusaha-pengusaha wanita lokal bersaing dalam skala lokal dan nasional.
“Rakerda bagi IWAPI itu momentum mengartikulasi ide/gagasan dan kepentingan strategis pengusaha wanita di Maluku, yang harus bisa merepresentasi berbagai pemikiran IWAPI Maluku untuk dijadikan muatan penting pengembangan perekonomian Maluku. Strategisnya kegiatan ini membutuhkan partisipasi tinggi 7 DPC IWAPI Kabupaten/Kota yang aktif dan ada sebagai peserta, kurang lebih 100 orang. Rakerda ini bertujuan untuk mengkonsolidasi posisi dan peran IWAPI di Maluku dan Kabupaten/Kota, meningkatkan kinerja IWAPI dalam dinamika persaingan perekonomian lokal dan nasional. Serta mengevaluasi dan menyusun program kerja IWAPI setahun kedepan,” ujar Sahetapy.
Sementara itu, Ketua Umum DPD IWAPI Maluku, Hj Lili Assagaff mengaku, Rakerda IWAPI sebagai forum komunikasi guna mengevaluasi program kerja dan merencanakan program kerja IWAPI setahun kedepan. Sekaligus momentum mempersatukan pikiran DPD dan DPC IWAPI se-Maluku, serta upaya sinergitas peran dan penggerak ekonomi wanita-wanita pengusaha di Maluku.
“Suksesnya Rakerda IWAPI jadi sukses kita semua, dimana terumuskannya kontribusi positif bagi langkah strategis pengusaha-pengusaha wanita di Maluku, dan akan berdampak untuk konsolidasi perekonomian Maluku kedepan. Sudah saatnya kehadiran IWAPI berpengaruh positif bagi pertumbuhan dan dinamika perekonomian terutama ekonomi kerakyatan. Maka program prioritas kita kedepan, konsolidasi pengusaha wanita di 4 Kabupaten/Kota lain untuk membentuk kepengurusan IWAPI dan penguatan potensi pengusaha wanita lokal,” jelas Assagaff.
Ketua Bidang Hukum DPP IWAPI, Ratna Dwikora yang hadir berharap, lewat Rakerda, IWAPI terus berlari, bekerja meningkatkan taraf hidup perempuan di Maluku serta mencetak enterpreuner perempuan baru di Maluku. Selain itu, mendorong pengembangan perempuan pengusaha. “Kita harap, perempuan pengusaha yang sudah ada bisa naik kelas dan perempuan yang belum mulai berwirausaha harus tumbuhkan/dicetak lagi agar taraf ekonomi perempuan dan keluarga di Maluku nantinya dapat lebih baik lagi,” tukas Ratna.
Rakerda IWAPI Maluku tersebut dibuka Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Maluku, Maggy Samson, mewakili Gubernur Maluku, Said Assagaff. Sekaligus memaparkan materi sesuai tupoksinya dalam pemberdayaan perempuan di Maluku. (MR-02)











Comment