by

Hukubun: Besok, Dubes Djauhari Bawa Investor Cina ke Ambon

AMBON,MRNews.com,- Tokoh muda Maluku, Gerry Habel Hukubun mengatakan, besok, Minggu (7/10/18), Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Republik Rakyat Tiongkok dan Mongolia, Djauhari Oratmangun akan membawa dua investor besar asal negeri tirai bambu, Cina ke Kota Ambon, Provinsi Maluku. Kedua investor asal Cina yang dibawa Dubes Djauhari itu yakni investor asal Hokian di bidang pengelolaan sampah serta investor asal Haynan di sektor transportasi udara, Shiamen Airlines.

“Pentingnya membawa investor di bidang pengelolaan sampah karena Dubes merasa sampah di Indonesia khususnya Kota Ambon belum dikelola atau recycle dengan baik, untuk hal-hal positif dan bermanfaat. Sedangkan investor di sektor transportasi udara untuk mencoba membuka penerbangan langsung dari Cina-Ambon dalam rangka pengembangan daerah, bukan saja Ambon tapi semua kabupaten/kota di provinsi Maluku. Jika itu sukses, maka akan menjadi sejarah,” tukas Hukubun.

Dubes Djauhari kata Hukubun, dengan datangnya dua investor besar asal Cina tersebut, bisa memacu semangat terkhususnya untuk pengembangan kedua sektor itu. Pasalnya, terlalu banyak hal yang bisa dikembangkan dari Maluku, Kota Ambon bahkan juga di Malra-Tual. Salah satunya Enbal untuk dapat dipromosikan di pasar internasional (Cina khususnya). Hal tersebut tentu menjadi satu kebanggaan bila Enbal dapat menjadi makanan favorit di nasional maupun internasional.

“Ini start dan kesempatan awal bagi kepala daerah di Maluku. Harus ambil peluang ini karen tidak datang dua kali. Apalagi Dubes juga sayangkan selama hampir tiga bulan bertugas sebagai Dubes RI, Pemprov Maluku maupun Pemkab/Pemkot di Maluku belum ada yang meminta bantu untuk mencari investor asal Cina untuk berinvestasi di Maluku. Sehingga harus diinisiatif sendiri oleh Dubes,” terang Ketua DPC Partai Hanura Maluku Tenggara itu.

Shiamen Airlines dalam hal ini sang pemilik diakui Hukubun, didatangkan untuk nantinya dan upaya agar bisa membuka penerbangan dari Cina ke Ambon, dalam kepentingan untuk pengembangan pariwisata Maluku dan kabupaten/kota. Bahwa untuk itu, butuh area bebas cukai yang juga akan dibuat di Maluku. Selain itu, Dubes Djauhari juga berencana mendatangkan investor di bidang kelistrikan, denga tujuan menerangi daerah-daerah terpencil di Maluku. Karenanya, akan didorong GM. PLN Maluku-Maluku Utara untuk bisa terlibat aktif dalam komunikasi dan tindaklanjut.

Untuk semua maksud itu, kedepan di bulan November tambah Hukubun, Dubes Djauhari berencana membuat business forum di Beijing, Cina yang dihadiri sejumlah investor besar negeri tirai bamboo dari berbagai sektor. Karenanya, diharapkan ada kepala daerah asal Maluku yang menyambut kesempatan ini membangun komunikasi dengan calon investor ke daerah masing-masing.

“Tentu butuh dukungan semua masyarakat Maluku terhadap semua rencana ini. Harapannya Shiamen Airlines bisa tembus ke Ambon dan juga ke Malra. Enbal dan makanan Maluku lain mendapat tempat, persoalan listrik Maluku dilirik investor, upaya buah durian bisa diekspor ke Cina, pariwisata Maluku dapat dikembangkan. Maka, peran Dubes Djauhari sangat penting dan beliau ada sebagai orang Maluku di negara besar. Harus pintar ambil peluang ini. Jangan karena saya bicara lalu lihat kepentingan politik disini, tidak ada. Murni perjuangan ingin kembangkan Ambon, Kei dan Maluku,” tutupnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed