
AMBON,MRNews.com,- Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur Kota Ambon sedari kemarin malam hingga hari ini, Selasa (30/5). Banjir dan longsor pun terjadi di sejumlah titik krusial yang nampak sudah menjadi langganan.
Sekretaris BPBD Kota Ambon Eva Tuhumury katakan, ada sejumlah titik banjir yakni di Dusun Siwang Desa Urimessing karena tidak adanya drainase, RT 002/RW 02 Kelurahan Waihaong, depan Santai Beach Desa Latuhalat Kecamatan Nusaniwe dan meluapnya air dari “kali mati” yang masuk ke rumah-rumah warga terdekat.
“Jadi ada empat titik itu untuk banjir sejauh ini berdasarkan laporan yang masuk baik dari tim BPBD Kota maupun provinsi per pukul 17.30 WIT,” sebutnya via seluler, Selasa.
Sementara untuk longsor kata Eva, ada di RT 01/RW 07 Kawasan Gunung Nona Kecamatan Nusaniwe, talud rumah milik Keluarga Paulus ambruk dan menimpa rumah keluarga Yesayas.
Selain itu, ada juga beberapa titik terancam longsor seperti di Kelurahan Batu Gajah, kawasan Pandan-pandan, Kelurahan Batu Meja, Batu Gantung Dalam. Adapun di Dusun Mahia terjadi pohon tumbang dan mengenai rumah warga, serta di Negeri Kilang Kecamatan Leitimur Selatan dan Kayu Putih Desa Soya Kecamatan Sirimau.
“Mayoritas longsor dan rawan longsor di tiga kecamatan, Sirimau, Nusaniwe dan Leitimur Selatan. Dengan dua rumah rusak karena tertimpa pohon tumbang dan longsoran talud. Sementara fasilitas umum seperti sekolah, rumah ibadah belum ada laporan kerusakan karena banjir dan longsor,” jelas Eva.
Dirinya bersyukur, tidak ada korban jiwa selama banjir dan longsor di sejumlah titik itu sejak kemarin hingga hari ini.
Namun begitu diharapkan masyarakat kota Ambon terutama yang tinggal di bantaran sungai dan lereng gunung tetap mengikuti anjuran pemerintah terkait peringatan dini cuaca dan tetap mawas diri.
“BPBD sudah turun ke lokasi untuk menangani wilayah yang terancam longsor dengan memberikan bantuan terpal. Adapun titik banjir kami berkoordinasi dengan dinas sosial agar memang kalau warga terdampak tidak bisa aktifitas, akan disuplai makanan siap saji,” kunci Tuhumury. (MR-02)











Comment